
INVESTORJATIM.COM – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan Kabinet Merah Putih pada Senin (14/9/2026). Salah satu perubahan paling mengejutkan terjadi di Kementerian Keuangan, setelah Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatan Menteri Keuangan dan digantikan oleh Suahasil Nazara.
Suahasil yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin sore. Pengangkatannya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Pergantian tersebut berlangsung cukup mendadak. Pada Senin pagi hingga siang, Purbaya masih menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dan menghadiri rapat bersama Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan.
Dalam rapat tersebut, Purbaya tengah membahas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 dan Nota Keuangan, serta pelaksanaan RPJPN 2025-2045 dan keselarasan dengan RPJMN 2025-2029.
Namun, ketika rapat masih berlangsung, Purbaya tiba-tiba keluar ruangan setelah menerima telepon. Tak lama kemudian, kabar mengenai pergantian dirinya sebagai Menteri Keuangan mencuat.
Purbaya tercatat hanya sekitar satu tahun menduduki posisi Menteri Keuangan. Ia dilantik pada September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Sementara itu, Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019 dan sebelumnya juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Kepala Badan Kebijakan Fiskal.
Dalam prosesi pelantikan, Suahasil menyatakan kesediaannya untuk mengemban jabatan tersebut dan kemudian mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo.
Usai dilantik, Suahasil menegaskan pergantian Menteri Keuangan tidak berarti perubahan drastis terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah. Ia memastikan seluruh pekerjaan Kementerian Keuangan akan tetap berjalan dan agenda yang telah disusun sebelumnya akan dilanjutkan.
“Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan, yaitu untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi,” kata Suahasil.
Ia juga menyatakan akan melakukan koordinasi dengan Purbaya untuk memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan baik.
“Transisi pasti harus kami koordinasikan dengan baik,” ujar Suahasil.
Suahasil mengatakan tugas utamanya adalah menjaga keuangan negara serta memastikan APBN tetap berfungsi sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan, menjaga stabilitas ekonomi, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pergantian tersebut juga menjadi perhatian pelaku pasar. Suahasil menyatakan pergantian posisi Menteri Keuangan tidak semestinya dipandang sebagai perubahan arah kebijakan fiskal secara mendadak, melainkan sebagai kelanjutan dari pekerjaan yang selama ini berjalan di Kementerian Keuangan.
Dengan pengalaman panjang di Kementerian Keuangan, Suahasil kini menghadapi tantangan untuk menjaga kesinambungan kebijakan fiskal sekaligus memastikan kredibilitas APBN di tengah dinamika ekonomi nasional. (onny)













Komentar