Gresik Borong 5 Penghargaan Harganas 2026, Inovasi TPA TAMASYA dan Program Keluarga Jadi Program Unggulan

Humas Pemkab Gresik

INVESTORJATIM.COM – Kabupaten Gresik kembali mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur dengan meraih lima penghargaan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Provinsi Jawa Timur. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mendukung berbagai program prioritas nasional di bidang pembangunan keluarga.

Penghargaan diserahkan dalam acara yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin.

Lima penghargaan yang diraih Kabupaten Gresik meliputi apresiasi atas komitmen dan inovasi program unggulan kepala daerah, pembentukan TPA/TAMASYA (Tempat Penitipan Anak/Taman Asuh Sayang Anak) jalur pemerintah, capaian peserta keluarga berencana (KB) di atas 100 persen, penyusunan peta jalan pembangunan kependudukan, serta inovasi dan program unggulan Ketua TP PKK Kabupaten Gresik.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter generasi penerus.

Baca Juga:  Perkuat Ekonomi Jatim. Kadin Jatim Kembali Gelar Turnamen Golf 2025

Emil juga memberikan apresiasi kepada para kader dan Tim Pendamping Keluarga yang selama ini menjadi ujung tombak dalam mendampingi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan berbagai program pembangunan keluarga tidak lepas dari kontribusi para kader di lapangan.

Mengusung tema Harganas 2026, “Ayah Wajib Hadir”, Emil menekankan bahwa peran ayah tidak cukup hanya hadir secara fisik, tetapi juga harus hadir secara emosional dalam proses pengasuhan anak.

“Keberadaan ayah harus benar-benar dirasakan oleh anak-anak. Kehadiran emosional menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang berkualitas,” ujarnya, Rabu, 29/7/2026.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat yang telah berkontribusi terhadap keberhasilan program pembangunan keluarga di Kabupaten Gresik.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, kader PKK, tenaga pendamping keluarga hingga masyarakat.

“Penghargaan dari Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Jawa Timur ini kami persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Gresik. Semoga inovasi seperti TPA/TAMASYA Masmundari terus memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan,” katanya.

Baca Juga:  Arumi Bachsin Dorong Digitalisasi dan Sinergi PKK Kota Pasuruan untuk Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat

Yani menambahkan, peringatan Harganas tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi momentum memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mempercepat penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Ia juga mengapresiasi peran Tim Penggerak PKK dalam mendukung operasional TPA/TAMASYA Masmundari serta pengawasan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah berjalan di Kabupaten Gresik.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan keluarga menjadi kunci untuk menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Gresik.(Red/Humas Pemkab Gresik)

Komentar