TPS Perluas Program Donasi Oksigen, Tanam 7.000 Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pesisir Surabaya-Gresik

Assistant Manager Komunikasi Korporat dan Hubungan Eksternal TPS, Ardiansyah, menyerahkan 2.000 bibit hasil panen mangrove di TPS kepada Ketua Yayasan Omah Boso, Bobbin Nila Prasanta Yudha untuk ditanam di area Romokalisari, Surabaya.

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui perluasan program “Donasi Oksigen”. Kali ini, operator terminal petikemas tersebut menanam 2.000 bibit mangrove di kawasan Adventure Land Romokalisari, Kecamatan Benowo, Surabaya, Sabtu (27/6). Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat ketahanan kawasan pesisir sekaligus mendukung mitigasi perubahan iklim melalui solusi berbasis alam.

Penanaman dilakukan bersama Yayasan Omah Boso sebagai mitra pelaksana di lapangan. Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam di Romokalisari sebagai kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah merealisasikan penanaman 3.000 bibit di kawasan Sontoh Laut, Surabaya, dan 2.000 bibit di wilayah Manyar, Gresik. Dengan demikian, total sebanyak 7.000 bibit mangrove telah ditanam TPS di kawasan pesisir Surabaya dan Gresik.

Baca Juga:  Raih Penghargaan Nasional, TPS Pangkas Proses Administrasi Kapal 59% Lewat Inovasi Digital VEPORT

Program “Donasi Oksigen” merupakan inisiatif keberlanjutan TPS yang dirancang secara menyeluruh, mulai dari proses pembibitan, perawatan, hingga penyaluran dan penanaman mangrove di berbagai kawasan pesisir. Program ini bertujuan memperluas ruang hijau sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem pesisir.

Penanaman di Romokalisari memperluas sebaran manfaat ekologis mangrove, khususnya di wilayah Surabaya Barat. Selain berfungsi sebagai benteng alami untuk mengurangi abrasi, mangrove juga berperan penting dalam menyerap emisi karbon, menjaga keanekaragaman hayati, serta meningkatkan kualitas lingkungan pesisir.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan program tersebut merupakan komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui pendekatan yang terintegrasi.

“Program Donasi Oksigen merupakan upaya berkelanjutan TPS dalam memastikan bahwa setiap proses pembibitan mangrove memberikan dampak nyata melalui penanaman di berbagai wilayah pesisir. Kegiatan di Romokalisari ini menjadi bagian dari perluasan manfaat tersebut, sehingga kontribusi TPS terhadap lingkungan terus bertambah,” ujarnya.

Menurut Erika, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program.

“Sinergi dengan mitra pelaksana seperti Yayasan Omah Boso menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas program, sehingga manfaat ekologis dan sosialnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  TPS Tebar Mangrove Tangguh di Pesisir Surabaya

Melalui program ini, TPS tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung upaya mitigasi perubahan iklim, mengurangi risiko abrasi, serta menciptakan nilai tambah bagi kawasan pesisir sebagai ruang edukasi dan destinasi wisata berbasis lingkungan.

Ke depan, TPS menegaskan akan terus mengembangkan solusi berbasis alam (nature-based solutions) melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang. (Onny)

Komentar