UNAIR Pimpin WUACD Summit 2026 di Bali, Perkuat Kolaborasi Global untuk Pembangunan Masyarakat Berkelanjutan

Prof Muhammad Madyan saat welcoming speech WUACD Summit 2026 di Bali, Sabtu (21/6/2026). (PHMP UNAIR)

INVESTORJATIM.COM — Komitmen Universitas Airlangga (UNAIR) dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Melalui penyelenggaraan World University Association for Community Development (WUACD) Summit 2026 di Bali. UNAIR memimpin konsolidasi jejaring perguruan tinggi dunia guna memperkuat kolaborasi lintas negara dalam menjawab tantangan global dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Sebagai Presiden WUACD sekaligus Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Muhammad Madyan, SE., M.Si., M.Fin., membuka WUACD Summit 2026 yang dihadiri pimpinan perguruan tinggi, ilmuwan, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara. Hadir sebagai tamu kehormatan antara lain Emeritus Prof. Dr. Hunsa Punnapayak dari Chulalongkorn University, Coordinator General COMSTECH Prof. Dr. M. Iqbal Choudhary, serta OIC Assistant Secretary General for Science and Technology Aftab Ahmad Khokher.

Dalam sambutannya, Madyan menegaskan bahwa peran universitas saat ini tidak lagi terbatas pada pendidikan dan penelitian. Perguruan tinggi dituntut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan keterlibatan langsung dengan komunitas.

Baca Juga:  TPS Bekali Mahasiswa UNAIR soal Pengendalian Internal, Siapkan Calon Akuntan Hadapi Tantangan Dunia Kerja

“Universitas tidak hanya menghasilkan pengetahuan melalui pendidikan dan penelitian. Universitas juga harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi, inovasi, dan keterlibatan langsung dengan komunitas,” ujarnya, Minggu, 21/6/2026.

WUACD Perluas Jejaring Global

Menurut Madyan, berbagai program yang diinisiasi WUACD menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat bekerja sama melampaui batas negara untuk menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan.

Ia menegaskan WUACD berkomitmen menghubungkan universitas, pakar, serta mitra strategis dalam mendorong pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, manfaat yang dihasilkan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai negara.

Momentum pembukaan WUACD Summit 2026 juga ditandai dengan bergabungnya tiga anggota baru, yakni Bayero University, Eastern Visayas State University, dan Mindanao State University.

Masuknya anggota baru tersebut memperkuat posisi WUACD sebagai jaringan perguruan tinggi internasional yang semakin inklusif dan beragam. Selain itu, peresmian Sekretariat Bersama OIC-COMSTECH dan WUACD menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya di bidang sains, teknologi, kesehatan, dan pengembangan masyarakat.

Baca Juga:  UNAIR Jadi Tuan Rumah Rapat MRPTNI 2026, Perkuat Sinergi PTN dan Daya Saing Pendidikan Tinggi Nasional

Dorong Inovasi dan Solusi Berbasis Ilmu Pengetahuan

Menutup sambutannya, Madyan menyatakan optimisme bahwa diskusi dan pertukaran pengetahuan selama WUACD Summit 2026 akan menghasilkan berbagai kolaborasi baru yang berdampak nyata bagi masyarakat global.

“Saya percaya forum ini akan melahirkan gagasan, kemitraan, dan kontribusi bermakna bagi pembangunan masyarakat global,” katanya.

Melalui kepemimpinannya di WUACD, UNAIR terus memperkuat perannya sebagai penghubung jejaring perguruan tinggi dunia dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Chairperson WUACD Prof. M. Miftahussurur menyampaikan apresiasi kepada para pakar, delegasi, dan mitra internasional yang telah berkontribusi dalam memperkuat jejaring organisasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan WUACD memperluas kolaborasi global tidak terlepas dari komitmen bersama untuk menghadirkan program pengabdian masyarakat yang berdampak dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi seluruh pakar dan mitra yang telah mendukung perjalanan WUACD. Komitmen bersama ini akan memperkuat pembangunan masyarakat yang berkelanjutan sekaligus mendukung pencapaian SDGs,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peresmian Sekretariat Bersama OIC-COMSTECH dan WUACD menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan mitra internasional dalam bidang sains, teknologi, kesehatan, serta community development. Bergabungnya tiga anggota baru juga menjadi bukti semakin luasnya jangkauan WUACD dalam membangun kolaborasi global yang berorientasi pada inovasi dan pemberdayaan masyarakat. (Onny)

Baca Juga:  TPS Tanam 120 Pohon Pinus di Coban Talun, Perkuat Komitmen Aksi Iklim

Komentar