
INVESTORJATIM.COM — Di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi laut yang andal untuk menopang distribusi logistik dan mobilitas antarpulau, PT PAL Indonesia memperkuat perannya sebagai tulang punggung industri galangan kapal nasional. Perseroan menggandeng PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk memperkuat pemeliharaan dan docking armada penyeberangan, sebuah langkah strategis yang diharapkan mampu menjaga keandalan layanan sekaligus memperkokoh konektivitas maritim Indonesia.
Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan kunjungan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo bersama Wakil Direktur Utama Yossianis Marcianis dan jajaran manajemen ke PT PAL Indonesia, Jumat (24/7). Rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod beserta jajaran direksi.
Dalam pertemuan itu, kedua perusahaan membahas penguatan dukungan PT PAL terhadap operasional ASDP, sekaligus meninjau proses pemeliharaan dan docking KM Mahkota Nusantara yang saat ini dikerjakan di fasilitas PT PAL Indonesia.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan kolaborasi tersebut merupakan wujud konsolidasi BUMN untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset, fasilitas, dan kompetensi industri dalam negeri.
“Sinergi ini mencerminkan semangat konsolidasi BUMN dalam mengoptimalkan aset, fasilitas, dan kompetensi nasional. PT PAL Indonesia siap menjadi mitra strategis dalam menjaga kesiapan armada ASDP sekaligus memperkuat kemandirian industri maritim Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Kaharuddin, penguatan ekosistem industri maritim nasional diharapkan mampu menjadikan galangan kapal dalam negeri sebagai tulang punggung kebutuhan pemeliharaan armada nasional. Armada yang beroperasi secara andal akan menopang kelancaran distribusi logistik sekaligus menjaga konektivitas wilayah Indonesia.
Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menilai kapabilitas PT PAL mampu mendukung kebutuhan pemeliharaan armada ASDP ke depan.
“Dengan meninjau langsung fasilitas dan kapabilitas PT PAL, kami yakin kebutuhan ASDP ke depan dapat dipenuhi oleh PAL sebagai lead konsolidator galangan kapal di Indonesia untuk menghadirkan layanan transportasi yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” kata Heru.
PT PAL menyatakan akan terus memperkuat layanan pemeliharaan dan perbaikan kapal melalui dukungan sumber daya manusia, fasilitas produksi, serta pengalaman dalam menangani berbagai proyek strategis. Perseroan optimistis kolaborasi dengan ASDP dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat daya saing industri galangan kapal nasional sekaligus meningkatkan keandalan armada transportasi laut Indonesia. (Onny)













Komentar