Honda Step WGN Kian Diminati di Surabaya, IIMS 2026 Diincar Jadi Pendorong Penjualan

Wendy Miharja (dua kiri) saat pameran IIMS 2026 di Grand City Convex Surabaya.

INVESTORJATIM.COM – Honda Surabaya Center optimistis penjualan Honda Step WGN di pasar Surabaya dan Jawa Timur terus meningkat seiring tingginya minat konsumen terhadap MPV premium yang dibanderol Rp633.700.000 hingga Rp637.800.000 tersebut. Hingga saat ini, Honda Step WGN tercatat telah terjual dan terdistribusi sebanyak 52 unit di Surabaya sejak mulai dipasarkan tahun lalu.

Direktur Honda Surabaya Center, Wendy Miharja mengatakan, respons masyarakat terhadap Honda Step WGN cukup positif, terutama dari konsumen yang telah mencoba langsung kendaraan tersebut melalui program test drive.

“Animonya baik dan tiap bulan ada peningkatan. Banyak konsumen yang mencoba test drive dan sebagian sudah merencanakan trade in kendaraan sebelumnya untuk beralih ke Step WGN,” ujarnya.

Honda Step WGN dipameran IIMS Surabaya 2026.

Menurut Wendy, ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 diharapkan dapat semakin memperkuat penjualan Honda Step WGN sekaligus memperluas pasar kendaraan hybrid Honda di Jawa Timur.

Baca Juga:  Honda Tebar Promo Ramadan di Tunjungan Plaza, Tawarkan WR-V dan Brio RS Special Edition

Pada pameran tersebut, Honda menitikberatkan edukasi mengenai teknologi hybrid yang diklaim memiliki efisiensi bahan bakar lebih baik sekaligus tetap nyaman digunakan untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

“Di IIMS kali ini Honda lebih fokus menampilkan varian hybrid. Kami ingin masyarakat lebih mengenal teknologi hybrid Honda karena tidak semua teknologi hybrid itu sama,” katanya.

Selain Honda Step WGN, Honda juga menampilkan sejumlah model lain seperti Honda Brio, WR-V terbaru, serta CR-V Hybrid. Wendy menyebut tren kendaraan hybrid di pasar otomotif nasional terus mengalami pertumbuhan.

Dia mencontohkan, kontribusi penjualan varian hybrid pada model CR-V tahun lalu mencapai sekitar 64%, sedangkan tahun ini masih berada di kisaran 50%.

“Teknologi hybrid Honda membuat kendaraan lebih hemat bahan bakar, lebih fleksibel, dan nyaman digunakan tanpa perlu khawatir soal pengisian daya seperti kendaraan listrik penuh,” ujarnya.

Meski pasar mobil penumpang masih menghadapi tekanan, Honda tetap optimistis dapat menjaga pertumbuhan penjualan melalui inovasi produk dan aktivitas pameran otomotif.

Baca Juga:  Honda Surabaya Center Genjot Penjualan Hybrid Lewat IIMS Surabaya 2026

“Pasar passenger car memang sedang menurun, tetapi ini menjadi challenge bagi kami. Kami tetap menyikapinya secara positif dan berharap kegiatan seperti ini bisa membantu pasar kembali bergerak,” kata Wendy. (Onny)

Komentar