Categories: Business

Gas Bumi PGN Mengalir di Liman Jaya

Pemilik PT Limanjaya Transmix, Setiono Limantono dan Henry Limantono bersama Customer Management PGN Area Pasuruan Agus Budi Prasetyo saat meninjau site perusahaan produsen aspal dan precast, Selasa (15/4).

PASURUAN-Industri Aspal di Purwosari, Pasuruan, PT Liman Jaya Transmix, telah dialiri gas bumi PGN.

Sebelumnya, sejak Mei 2018 Liman Jaya telah memakai CNG dari PGN Gagas, dengan volume rata-rata 55.000 m3 per bulan. Dengan telah selesainya konstruksi pipa distribusi, industri aspal ini pun memakai gas bumi sejak dilaksanakan pengaliran gas (gasin).

Dalam proses berlangganan gas bumi, pada awalnya Liman Jaya belum lolos verifikasi secara nilai keekonomian investasi PGN. Namun perusahaan ini bertekad untuk mendapatkan alokasi gas bumi. Dengan modal kapital yang cukup dimiliki oleh Liman Jaya, maka disepakati alternatif solusinya adalah berlangganan gas dengan skema Sharing investasi, yakni Liman Jaya mengeluarkan nilai investasi sebesar Rp 1 miliar untuk infrastruktur gas.

Pembangunan infrastruktur ini dimulai sejak Agustus 2018 lalu dilanjutkan dengan pengaliran gas CNG milik PGN Gagas. Dan sejak 15 April 2019 lalu  gas bumi PGN telah dinyatakan mengalir.

Produksi aspal grup Liman Jaya berawal dari berdirinya PT Tripalindo Transmix di wringinanom Gresik pada tahun 2002, lalu pada 2016 berdirilah PT Liman jaya di Purwosari, Pasuruan. Di Purwosari inilah terdapat jaringan pipa PGN. Liman Jaya yang memiliki peralatan yang didesain untuk solar dan gas pun mengajukan permohonan berlangganan gas bumi.

Pemilik PT Liman Jaya, Henry Limantono  mengatakan pemakaian gas CNG dan gas bumi cukup bagus, bersih tidak ada residu seperti di solar. Sedangkan memakai batubara juga tidak disarankan karena kotor. “Energi gas adalah solusi terbaik, dengan harga lebih ekonomis dan memiliki kemudahan dalam operasional tanpa harus menyediakan tempat penyimpanan (storage),” katanya.

Sales Area Head PGN Pasuruan Agus Mustofa Hadi mengungkapkan, Liman Jaya Transmix merupakan pelanggan ke dua yang gas-in hingga April 2019, setelah PT Merakindo Rajamix Perkasa. “Diharapkan dengan adanya pengaliran gas ke Liman Jaya Transmix ini akan terus berlanjut ke gasin-gasin berikutnya dan akan dapat memenuhi target PGN Area Pasuruan untuk menyerap gas tahun 2019 sebanyak 30,92 BBTUD,” ujarnya.(NR)

 

 

REDAKSI

Recent Posts

PT PAL Bidik Green Shipyard, BRIN Siap Kawal Transformasi Industri Perkapalan Nasional

INVESTORJATIM.COM – Ambisi Indonesia membangun industri perkapalan yang lebih berdaya saing dan ramah lingkungan mulai…

22 detik ago

UM Gresik Jalani Evaluasi Bappenas, Program RPL S1 Guru Dipastikan Perkuat Mutu Pendidikan

INVESTORJATIM.COM — Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) menerima kunjungan tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)…

1 jam ago

Gresik Borong 5 Penghargaan Harganas 2026, Inovasi TPA TAMASYA dan Program Keluarga Jadi Program Unggulan

INVESTORJATIM.COM - Kabupaten Gresik kembali mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur dengan meraih lima…

3 jam ago

Bank Jatim Perluas Layanan Remitansi PMI, Gandeng PCI Muslimat NU Hong Kong untuk Perkuat Inklusi Keuangan

INVESTORJATIM.COM - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat layanan keuangan…

5 jam ago

Suzuki Bidik Pangsa Pasar Medium SUV Jatim Tembus 20%, XL7 Baru Andalkan 21 Pembaruan

INVESTORJATIM.COM – PT United Motors Centre (UMC) meluncurkan Suzuki XL7 terbaru di Jawa Timur bersamaan…

10 jam ago

PGN Bojonegoro Dorong UMKM Beralih ke Gas Bumi, Tekan Biaya Operasional dan Tingkatkan Daya Saing

INVESTORJATIM.COM — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro terus memperkuat upaya mendorong…

21 jam ago