Humas UM Gresik
INVESTORJATIM.COM — Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) menerima kunjungan tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam rangka monitoring dan evaluasi Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1 Guru melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Bantuan Pemerintah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan implementasi program berjalan efektif sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Monitoring dan evaluasi difokuskan pada dua program studi, yakni Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam serta Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Proses evaluasi berlangsung melalui pemaparan pelaksanaan program, diskusi, hingga peninjauan terhadap berbagai aspek akademik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dekan Fakultas Agama Islam Dr. Hasan Basri serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dr. Nur Fauziyah. Keduanya menegaskan dukungan penuh fakultas terhadap keberhasilan implementasi Program RPL Bantuan Pemerintah di lingkungan UM Gresik.
Dari Program Studi PIAUD hadir Ketua Program Studi Fitri Ayu Fatmawati beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan. Sementara itu, Ketua Program Studi PGSD Iqnatia Alfiansyah bersama tim akademik juga mengikuti seluruh rangkaian evaluasi sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas penyelenggaraan program.
Dalam pelaksanaannya, tim Bappenas meninjau berbagai komponen penting, mulai dari proses pembelajaran, implementasi kurikulum, sistem pendampingan mahasiswa, mekanisme asesmen, hingga tata kelola akademik. Evaluasi tersebut sekaligus menjadi forum untuk mengidentifikasi capaian program, tantangan yang dihadapi, serta peluang pengembangan agar pelaksanaan RPL semakin optimal.
Pada sesi diskusi, pengelola Program Studi PIAUD dan PGSD memaparkan sejumlah inovasi yang diterapkan dalam mendukung peserta RPL. Inovasi tersebut mencakup layanan akademik, pendampingan mahasiswa, hingga sistem evaluasi pembelajaran yang dirancang agar tetap memenuhi standar mutu pendidikan tinggi.
Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Bantuan Pemerintah merupakan strategi pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi guru yang telah memiliki pengalaman mengajar tetapi belum memiliki kualifikasi akademik jenjang sarjana. Melalui skema ini, pengalaman profesional guru diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran sehingga masa studi dapat ditempuh lebih efektif tanpa mengurangi kualitas akademik.
UM Gresik menilai kunjungan Bappenas menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola Program RPL sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kualifikasi akademik guru, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran di sekolah serta penguatan daya saing pendidikan nasional. (Red/Humas UM Gresik)
INVESTORJATIM.COM – Ambisi Indonesia membangun industri perkapalan yang lebih berdaya saing dan ramah lingkungan mulai…
INVESTORJATIM.COM - Kabupaten Gresik kembali mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur dengan meraih lima…
INVESTORJATIM.COM - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat layanan keuangan…
INVESTORJATIM.COM – PT United Motors Centre (UMC) meluncurkan Suzuki XL7 terbaru di Jawa Timur bersamaan…
INVESTORJATIM.COM — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro terus memperkuat upaya mendorong…
INVESTORJATIM.COM – Arahan Presiden Prabowo Subianto agar perguruan tinggi memperkuat kolaborasi dengan industri strategis menjadi…