Humas UM Gresik
INVESTORJATIM.COM – Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) memperkuat tata kelola dan kualitas penelitian melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Penelitian Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) 2026.
Kegiatan yang digelar Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UM Gresik, tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penelitian yang memperoleh pendanaan Hibah BIMA berjalan sesuai proposal, tahapan, target, serta luaran yang telah ditetapkan.
Monev juga menjadi forum pendampingan bagi peneliti untuk mengidentifikasi kendala dan menyusun langkah tindak lanjut agar penelitian dapat diselesaikan secara optimal.
Tahun ini, evaluasi mencakup empat skema penelitian, yakni Penelitian Dosen Pemula (PDP), Penelitian Fundamental, Penelitian Tesis Magister, dan Prototipe. Para peneliti mempresentasikan perkembangan penelitian, capaian setiap tahapan, progres luaran, hingga kendala yang dihadapi selama pelaksanaan.
Evaluasi melibatkan reviewer nasional dari UM Gresik, yaitu Dr. Andi Rahmad Rahim, S.Pi., M.Si., Dr. Nur Fauziyah, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Yudhi Arifani, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Umaimah, S.E., M.Ak., CSRS.
Para reviewer menelaah kesesuaian pelaksanaan dengan proposal, ketercapaian tahapan dan target, perkembangan luaran, serta rencana penyelesaian penelitian. Proses tersebut juga disertai diskusi antara reviewer dan peneliti untuk merumuskan solusi atas kendala yang ditemukan.
DPPM UM Gresik menilai Monev Internal tidak sekadar menjadi mekanisme evaluasi administrasi, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas riset perguruan tinggi.
Catatan dan rekomendasi reviewer diharapkan menjadi pijakan bagi peneliti untuk melakukan perbaikan, menyelesaikan penelitian sesuai jadwal, serta meningkatkan kualitas luaran.
Melalui penguatan tata kelola tersebut, DPPM UM Gresik mendorong terbentuknya ekosistem penelitian yang berkualitas, akuntabel, produktif, inovatif, dan memiliki dampak nyata.
Hasil penelitian Hibah BIMA diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan target pendanaan, tetapi berkembang menjadi publikasi ilmiah, inovasi, prototipe, maupun produk pengetahuan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi UM Gresik memperkuat budaya mutu penelitian dan meningkatkan daya saing akademik. Penguatan proses riset dari tahap pelaksanaan hingga hilirisasi luaran diharapkan mampu memperbesar kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.(Onny)
INVESTORJATIM.COM, Dinamika kerja hybrid dan gaya hidup mahasiswa yang serba cepat menuntut hadirnya perangkat yang…
INVESTORJATIM.COM – Kondisi perairan di sekitar Kepulauan Masalembu, lokasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, tergolong…
INVESTORJATIM.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung lima kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai daerah percontohan proyek…
INVESTORJATIM.COM – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperluas pemanfaatan gas bumi melalui pengembangan…
INVESTORJATIM.COM, Kehadiran Lenovo Tab Plus Gen 2 di Indonesia yang memiliki fitur cerdas melalui…
INVESTORJATIM.COM – Insiden terbaliknya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di sekitar perairan Kepulauan Masalembo,…