Istimewa
INVESTORJATIM.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat layanan keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui perluasan akses remitansi di luar negeri. Langkah tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat Nahdlatul Ulama Hong Kong dalam agenda Gathering Pekerja Migran Indonesia.
Kesepakatan itu ditandatangani Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo bersama Ketua PCI Muslimat NU Hong Kong Hj. Siti Fatimah Angelia di Hong Kong. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan layanan remitansi bagi masyarakat Indonesia di Hong Kong, khususnya para PMI dan anggota PCI Muslimat NU Hong Kong.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pengiriman dana yang aman, cepat, mudah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Bank Jatim juga ingin semakin dekat dengan komunitas PMI yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional melalui aliran remitansi.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan layanan pengiriman dana yang aman, mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Di sisi lain, kerja sama ini juga menjadi upaya Bank Jatim untuk semakin dekat dengan komunitas PMI sebagai salah satu pilar penting penggerak perekonomian nasional,” ujar Winardi beberapa waktu yang lalu.
Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama mencakup sosialisasi, edukasi, hingga promosi layanan remitansi Bank Jatim kepada para PMI. Organisasi PCI Muslimat NU Hong Kong juga akan berperan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan pemanfaatan layanan pengiriman uang melalui jaringan komunitas yang dimilikinya.
Tak hanya memperluas layanan remitansi, Bank Jatim juga menargetkan peningkatan literasi keuangan bagi para pekerja migran. Edukasi tersebut mencakup pemahaman mengenai pentingnya menggunakan jalur pengiriman dana resmi serta pengenalan berbagai produk dan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan PMI.
Winardi menambahkan, penggunaan layanan remitansi melalui Money Transfer Operator (MTO) yang telah bekerja sama dengan Bank Jatim diharapkan dapat memperlancar pengiriman dana dari Hong Kong kepada keluarga di Indonesia, khususnya di wilayah operasional Bank Jatim.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi sinergi yang dibangun Bank Jatim dengan PCI Muslimat NU Hong Kong. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan perlindungan bagi PMI asal Indonesia.
Khofifah menilai kemudahan layanan remitansi yang disertai edukasi keuangan akan memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia di luar negeri. Ia berharap model kemitraan serupa dapat terus dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan PMI sekaligus mengoptimalkan kontribusi remitansi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (Onny)
INVESTORJATIM.COM - Kabupaten Gresik kembali mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur dengan meraih lima…
INVESTORJATIM.COM – PT United Motors Centre (UMC) meluncurkan Suzuki XL7 terbaru di Jawa Timur bersamaan…
INVESTORJATIM.COM — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro terus memperkuat upaya mendorong…
INVESTORJATIM.COM – Arahan Presiden Prabowo Subianto agar perguruan tinggi memperkuat kolaborasi dengan industri strategis menjadi…
INVESTORJATIM.COM – Percepatan transisi menuju energi baru terbarukan (EBT) bukan hanya menghadirkan peluang menuju energi…
INVESTORJATIM.COM – Tubuh langsing kerap dianggap identik dengan kondisi kesehatan yang prima. Namun, anggapan tersebut…