BRI BO Waru Perluas Kemitraan dengan Yayasan Yohanes Gabriel, Bidik Potensi Dana dan Transaksi Digital

BRI BO Waru ikut mendukung perayaan HUT ke-101 Yayasan Yohanes Gabriel di Gereja Katolik Paroki Santo Yosafat, Semolowaru Bahari, Surabaya,

INVESTORJATIM.COM – Kolaborasi dengan lembaga pendidikan, sosial, dan keagamaan menjadi salah satu peluang bagi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI untuk memperkuat penghimpunan dana sekaligus memperluas layanan transaksi digital.

BRI Region 12 Surabaya melalui BRI Branch Office (BO) Waru mendukung perayaan HUT ke-101 Yayasan Yohanes Gabriel di Gereja Katolik Paroki Santo Yosafat, Semolowaru Bahari, Surabaya, pada 21 Oktober 2026. Momentum ini dimanfaatkan untuk membuka ruang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam bisnis pendanaan (funding) dan layanan transaksional.

Pemimpin Cabang BRI BO Waru, M. Nabhan Tamam mengatakan bahwa kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk yayasan dan lembaga keagamaan, merupakan bagian dari upaya BRI membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi mitra dan masyarakat.

“BRI selalu membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai pihak. Kami percaya kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama membangun negeri,” ujar Nabhan Tamam.

Baca Juga:  BRI Region 12 Surabaya Ajak Anak Panti Asuhan Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan

Menurut dia, kerja sama dengan yayasan tidak hanya terbatas pada penghimpunan dana, tetapi juga dapat dikembangkan melalui pengelolaan keuangan dan transaksi yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan, yayasan diharapkan dapat mengelola dana operasional secara lebih efektif, aman, dan transparan.

“Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin dinamis, penghimpunan dana pihak ketiga menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis perbankan. Karena itu, BRI terus membuka peluang kemitraan dengan institusi dan yayasan untuk mengembangkan layanan pendanaan serta transaksi keuangan yang saling menguntungkan,” ungkap Nabhan Tamam.

Melalui pendekatan Satu Bank untuk Semua, BRI berupaya menyediakan solusi perbankan yang terintegrasi, mulai dari penempatan dana hingga kemudahan transaksi sehari-hari. Layanan digital seperti BRImo dan QRIS juga dapat menjadi alternatif untuk mendukung transaksi yang lebih praktis, cepat, dan tercatat dengan baik, sesuai kebutuhan serta kesiapan masing-masing mitra.

“Bagi BRI, kepercayaan nasabah dalam menempatkan dan mengelola dana merupakan hal yang sangat penting. Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, termasuk bagi yayasan dan pengurus Gereja Katolik Paroki Santo Yosafat, sehingga aktivitas keuangan dapat berjalan lebih mudah, aman, dan transparan,” tambahnya.

Baca Juga:  BRI Surabaya Anugerahkan Penghargaan Masa Kerja kepada 243 Pekerja

Melalui kolaborasi dengan yayasan dan institusi lainnya, BRI berharap dapat memperluas akses terhadap layanan keuangan sekaligus mendorong tata kelola keuangan yang semakin baik. Sinergi ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan operasional yayasan dan memudahkan jemaat dalam melakukan transaksi sesuai kebutuhan.

“BRI ingin terus menjadi mitra yang dapat diandalkan oleh masyarakat dan berbagai institusi. Kami berharap kerja sama yang terjalin dapat berkembang secara berkelanjutan, memberikan manfaat bagi yayasan dan jemaat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tutup Nabhan. (onny)

Komentar