InvestorJatim.com
Headline Indeks Telekomunikasi

Telkomsel Hadirkan Combat di Pulau Terluar Indonesia

Komisaris Utama Telkom Indonesia Hendri Saparini (berkerudung) didampingi Bupati Rote Ndao Leonard Haning (empat dari kanan), Komisaris Telkom Indonesia Rinaldi Firmansyah (tengah), Executive Vice President Regional Jatim Bali Nusra Telkom Indonesia Suparwiyanto (dua dari kanan), Executive Vice President Area Jawa Bali Telkomsel Agus Setia Budi (dua dari kiri), serta Komandan Distrik Militer 1627/Rote Ndao Letkol Kav Andriyan Wahyu Dwi Atmoko (lima dari kiri), pada prosesi peresmian Compact Mobile Base Station (Combat) atau Mobile BTS Makodim di Markas Komando Distrik Militer 1627/Rote Ndao di Kelurahan Oeteas, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/1).

ROTE NDAO-Telkomsel memperkuat layanan komunikasi di pulau terluar di sisi selatan Indonesia, yakni Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menghadirkan Compact Mobile Base Station (Combat) atau Mobile BTS baru.

Combat di Pulau Rote ini berada di Markas Komando Distrik Militer 1627/Rote Ndao di Kelurahan Oeteas, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Peresmian Combat tersebut pada Jumat (18/1) oleh Komisaris Utama Telkom Indonesia Hendri Saparini bersama Executive Vice President Regional Jatim Bali Nusra Telkom Indonesia Suparwiyanto, Executive Vice President Area Jawa Bali Telkomsel Agus Setia Budi, Bupati Rote Ndao Leonard Haning, Bupati Rote Ndao terpilih 2019-2024 Paulina Haning Bulu, serta Komandan Distrik Militer 1627/Rote Ndao Letkol Kav Andriyan Wahyu Dwi Atmoko.

Dengan hadirnya infrastruktur jaringan terbaru di pulau terluar di sisi selatan Indonesia tersebut, kini Telkomsel telah mengoperasikan 40 BTS di Pulau Rote.

Executive Vice President Area Jawa Bali Telkomsel Agus Setia Budi mengatakan, upaya TelkomGroup dan Telkomsel dalam membangun layanan komunikasi di Pulau Rote selaras dengan komitmen dalam memperkuat wilayah terdepan yang merupakan lini strategis Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kami berharap pemerintah dan masyarakat dapat mengoptimalkan layanan komunikasi yang kami gelar untuk meningkatkan produktivitas serta mendukung sektor pariwisata dalam membangun wilayah Pulau Rote,” kata Agus.

Lebih lanjut Agus menyatakan Telkomsel terus berperan aktif dan berkontribusi dalam menghadirkan akses telekomunikasi bagi masyarakat Indonesia di kawasan tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). Sesuai dengan komitmen untuk membuka akses telekomunikasi dan informasi di daerah perbatasan, daerah terpencil, serta jalur bahari di Indonesia sekaligus mendukung percepatan Rencana Pita Lebar Indonesia periode 2014-2019.

“Dengan adanya kualitas layanan komunikasi yang setara dengan kota besar di Indonesia, perluasan penggelaran jaringan layanan Telkomsel di Pulau Rote diharapkan bisa mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan sekaligus mampu menjadi katalisator dalam mempromosikan potensi daerah ini, sebagai salah satu surga surfing dunia, sekaligus menjadi manfaat bagi daya tarik investasi, peluang usaha, bahkan lapangan kerja baru,” terang Agus.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer 1627/Rote Ndao Letkol Kav Andriyan Wahyu Dwi Atmoko mengatakan, hadirnya Combat dari TelkomGroup dan Telkomsel ini tentunya menjadi kebanggaan bagi semua pihak. “Karena dengan layanan ini kami bisa meningkatkan pengabdian kami di ujung selatan Indonesia, pulau terluar Indonesia yaitu Pulau Rote dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.(RD)

 

 

Related posts

Awali 2019, Barata Indonesia Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Brazil

redaksi1

Gubernur Khofifah Uji Coba Perdana Tol KLBM

redaksi1

Pelindo III Tambah Kuota Mudik Gratis Hingga 30 Ribu Tiket

redaksi1