SIG Raih Empat Penghargaan di ASRRAT 2025, Bukti Penguatan Komitmen Keberlanjutan

Corporate Communications Manager PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Novi Maryanti (kanan) menerima trofi penghargaan Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) peringkat Silver pada acara seremoni penganugerahan ASRRAT 2025 di The Westin Resort Nusa Dua, Bali. (Istimewa)

JAKARTA, INVESTORJATIM – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali membuktikan komitmennya dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan. Pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025, perusahaan pelat merah ini meraih empat penghargaan, melampaui capaian tahun sebelumnya. Penghargaan diserahkan dalam seremoni penganugerahan di The Westin Resort Nusa Dua, Bali.

Dalam ajang yang digelar oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bersama Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP) tersebut, SIG dan PT Semen Baturaja Tbk berhasil meraih peringkat Gold, sementara PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) meraih peringkat Silver serta Commendation Award pada partisipasi perdananya.

ASRRAT merupakan ajang pemeringkatan laporan keberlanjutan untuk menilai kualitas pelaporan serta komitmen perusahaan terhadap praktik tata kelola berkelanjutan. Tahun ini, sebanyak 82 entitas berpartisipasi, terdiri dari 78 dari Indonesia—termasuk tiga sektor publik—dan empat dari mancanegara, yakni Bangladesh dan Filipina. Penilaian dilakukan oleh asesor kompeten dari kalangan akademisi dan praktisi.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, menegaskan bahwa laporan keberlanjutan yang transparan dan akuntabel merupakan bagian penting dari tata kelola perusahaan yang baik. Menurutnya, laporan tersebut menjadi panduan bagi pemangku kepentingan untuk memahami arah strategi, target, inisiatif, dan capaian kinerja keberlanjutan perusahaan.

Baca Juga:  RUPST SIG Setujui Usaha Baru Bata Interlock Presisi

“Capaian ASRRAT 2025 membuktikan keseriusan SIG dalam penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan, praktik tata kelola yang baik, dan komitmen keterbukaan informasi, terutama bagaimana SIG terus mendorong akselerasi transisi industri hijau menuju Net Zero Emission 2050,” ujar Reni.

Ia menambahkan bahwa SIG terus memperkuat komitmen keberlanjutannya melalui tiga pilar utama Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): prosperity, people, dan planet. Prinsip-prinsip tersebut diintegrasikan dalam seluruh operasional bisnis, mulai dari perlindungan lingkungan hingga program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di Pabrik Tuban, Jawa Timur, SIG mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam pengelolaan lahan tambang, antara lain melalui metode zero run off untuk menjaga keseimbangan air bawah tanah. Pada area reklamasi batu gamping, SIG menerapkan teknik penanaman pohon sistem alur, yang dinilai lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

SIG juga mengembangkan kawasan Ecopark Kambang Semi sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pascatambang. Kawasan ini mencakup perkebunan pisang cavendish, perkebunan serta penyulingan kayu putih, green house, area peternakan, keramba ikan nila, Bale Kriya, hingga area perkemahan.

Baca Juga:  Jadi Tol Pertama di Sumatra Barat, SIG Pasok Semen Khusus untuk Proyek Tol Padang–Sicincin

Sejak 2022, SIG turut menginisiasi pemanfaatan tanaman jagung dan limbah tongkol jagung yang tidak hanya memberi nilai ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bahan bakar alternatif untuk menurunkan emisi CO₂ dalam proses produksi semen.

Penurunan emisi CO₂ merupakan target utama dalam Peta Jalan Keberlanjutan SIG 2030. Berbagai upaya dilakukan, termasuk pemanfaatan energi terbarukan dari limbah industri, biomassa, RDF, hingga penggunaan listrik tenaga surya. Langkah-langkah ini membantu mengurangi ketergantungan perusahaan pada sumber daya alam dan mempercepat strategi dekarbonisasi.

“Di tengah isu perubahan iklim dan dinamika ekonomi global, praktik bisnis berkelanjutan menjadi kekuatan bagi SIG untuk tidak sekadar bertahan, tetapi meningkatkan kapasitas menghadapi tantangan sekaligus membuka peluang pertumbuhan,” tambah Reni.

Penghargaan ASRRAT 2025 menjadi bukti konkret bahwa SIG terus memperkuat fondasi keberlanjutan sebagai strategi utama bisnisnya, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan inklusif. (pul)

Komentar