Categories: Indeks

Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp361 Triliun, Menkeu Purbaya Curigai Kebocoran dan Gandeng BPKP

INVESTORJATIM.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya lonjakan drastis pada angka pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi sepanjang tahun 2025. Data Kementerian Keuangan mencatat nilai realisasi restitusi mencapai Rp361,15 triliun, angka yang memicu kecurigaan adanya “celah” atau kebocoran dalam sistem perpajakan nasional.

Lonjakan ini tercatat sebesar 35,9% atau naik sekitar Rp95,5 triliun dibandingkan realisasi pada tahun 2024. Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh klaim restitusi pada Pajak Penghasilan (PPh) Badan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri.

Tiga Sektor Utama dan Anomali Data
Berdasarkan laporan yang diterima Menkeu, terdapat tiga sektor komoditas yang paling masif memanfaatkan fasilitas restitusi, yakni:

Pertambangan Batu Bara

Perkebunan Kelapa Sawit

Industri Bahan Bakar Minyak (BBM)

Menkeu Purbaya menyoroti adanya anomali, khususnya di sektor batu bara. Menurutnya, sektor tersebut seharusnya menanggung beban PPN yang cukup besar, namun justru mencatatkan klaim pengembalian pajak yang sangat tinggi.

“Restitusi tahun lalu itu besar sekali, Pak. 360 triliun. Dan laporan ke saya nggak terlalu jelas. Sekarang mulai dimonitor. Saya curiga di sana ada sedikit kebocoran,” tegas Purbaya dalam pernyataannya, Kamis (9/4/2026).

Audit Menyeluruh 2020–2025
Merespons temuan tersebut, Kementerian Keuangan memutuskan untuk melakukan audit total guna menyisir potensi penyimpangan. Tak tanggung-tanggung, proses audit akan mencakup periode lima tahun terakhir, yakni dari 2020 hingga 2025.

Untuk menjaga transparansi dan independensi, Menkeu menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai auditor eksternal.

“Saya (tim internal) fokus yang 2025, sementara eksternal masuk BPKP untuk periode 2020 sampai 2025. Jadi saya ingin lihat di mana letak masalahnya,” tambah Purbaya.

Target Rampung Kuartal II-2026
Proses audit ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan. Dengan demikian, hasil investigasi menyeluruh tersebut diharapkan sudah dapat dilaporkan pada awal kuartal II-2026.

Menkeu menegaskan bahwa langkah ini bukan bertujuan untuk menghapus fasilitas restitusi yang merupakan hak wajib pajak. Fokus utama pemerintah adalah memastikan bahwa fasilitas tersebut digunakan oleh pihak yang tepat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ancaman Sanksi Hukum
Purbaya memberikan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang mencoba bermain dengan anggaran negara. Jika hasil audit membuktikan adanya pelanggaran atau praktik lancung, ia memastikan akan membawa temuan tersebut ke ranah hukum.

“Jika kecurigaan terbukti, saya tidak segan membawa kasus ini ke hukum, tidak terkecuali jika melibatkan pihak internal Direktorat Jenderal Pajak,” pungkasnya. (PEH)

REDAKSI

Recent Posts

XPENG Kenalkan New X9 dan G6 Pro ke Pasar Surabaya Lewat GIIAS 2026

INVESTORJATIM.COM – XPENG Indonesia untuk pertama kalinya membawa lini kendaraan listrik pintarnya ke pasar Jawa…

5 jam ago

PLN Nusantara Power Buka Peluang Kerja Sama Energi dengan Bangladesh

INVESTORJATIM.COM – Pengalaman PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mengelola pembangkit listrik dan mengembangkan energi…

5 jam ago

TPS Raih Penghargaan Wajib Pajak Teladan Surabaya Tiga Tahun Berturut-turut

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Pelindo Terminal Petikemas (PTP), kembali meraih…

5 jam ago

Mazda Perkuat Pasar Jawa Timur Lewat Tiga Model Baru di GIIAS Surabaya 2026

INVESTORJATIM.COM – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Agen Pemegang Merek (APM) Mazda di Indonesia, memperkuat…

6 jam ago

VinFast Perkuat Ekosistem Mobil Listrik di Indonesia, Bawa Konsep “Drive Worry-Free”

INVESTORJATIM.COM – VinFast menegaskan komitmennya untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik di Indonesia dalam jangka panjang.…

6 jam ago

Honda Super-ONE Menyapa Surabaya, Mobil Listrik Mungil dengan DNA “Joy of Driving”

INVESTORJATIM.COM – Honda membawa mobil listrik mungil Honda Super-ONE ke GIIAS Surabaya 2026. Model yang…

8 jam ago