Wendy Miharja (kiri) bersama Ang Hoey Tiong, saat perkenalkan Honda Super One di ajang GIIAS Surabaya 2026 yang berlangsung di Grand City Convex.
INVESTORJATIM.COM – Honda membawa mobil listrik mungil Honda Super-ONE ke GIIAS Surabaya 2026. Model yang mengusung konsep “Pocket Rocket” ini menjadi salah satu daya tarik Honda di pameran yang berlangsung 26-30 Agustus 2026 di Grand City Convex Surabaya.
Honda Super-ONE sebelumnya diperkenalkan sebagai bagian dari lini Honda Electric dan melakukan debut Asia Tenggara di GIIAS 2026 di ICE BSD City.
Berbeda dari mobil listrik yang hanya menonjolkan efisiensi, Super-ONE dikembangkan dengan tetap membawa karakter fun to drive atau kesenangan berkendara yang menjadi DNA Honda.
Direktur Honda Surabaya Center Wendy Miharja mengatakan, kehadiran Honda di GIIAS Surabaya tidak hanya membawa produk, tetapi juga berbagai program dan pengalaman bagi konsumen.
“Bukan hanya sekadar produk, tetapi juga program maupun promo. Kami ingin menunjukkan bagaimana Honda terus bergerak maju mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen tanpa meninggalkan DNA Honda yang selalu menghadirkan Joy of Driving,” ujar Wendy.
Pesanan Super-ONE Tembus 178 Unit
Kehadiran Super-ONE mendapat respons positif dari konsumen. Secara nasional, pemesanan mobil listrik tersebut telah mencapai sekitar 178 unit.
Menurut Wendy, sebagian besar peminat Super-ONE merupakan konsumen yang sebelumnya sudah menggunakan produk Honda.
“Mayoritas adalah orang yang memang sudah punya Honda atau pernah memakai Honda sebelumnya dan percaya terhadap produk Honda. Kemudian ada juga konsumen yang memang antusias terhadap produk Honda,” katanya.
Super-ONE menawarkan sejumlah fitur untuk memperkuat pengalaman berkendara, termasuk BOOST Mode dengan Simulated 7-Speed Gear Shift, Active Sound Control, Premium BOSE Sound System, dan Triple Meter Display.
Honda juga telah menetapkan harga Super-ONE sebesar Rp438 juta on the road (OTR) Jakarta.
Pasokan Masih Terbatas
Meski permintaan cukup tinggi, pasokan Super-ONE di Indonesia masih terbatas. Mobil tersebut saat ini masih didatangkan secara completely built-up (CBU) dari Jepang.
Wendy mengatakan belum ada kepastian apakah Super-ONE nantinya akan diproduksi secara massal di Indonesia.
“Mass production di Indonesia saya belum tahu. Memang melihat demand dari seluruh dunia cukup tinggi, tetapi apakah kemudian akan dibuat di tiap-tiap negara, belum tahu. Saat ini semuanya masih CBU dari Jepang,” ujarnya.
Di Surabaya, Honda awalnya mendapat rencana pasokan sebanyak 10 unit, sementara pemesanan telah mencapai sekitar 15 unit. Namun, saat ini baru satu unit yang mendapatkan alokasi.
“Unitnya sudah mulai didistribusikan walaupun masih terbatas. Di Surabaya dari rencana yang akan disuplai 10 unit, pemesanannya ada 15. Saat ini baru mendapat jatah satu unit untuk konsumen,” kata Wendy.
Pasar Mobil Listrik Tumbuh Pesat
Masuknya Super-ONE ke Surabaya dilakukan saat pasar kendaraan listrik di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara terus berkembang.
Honda Surabaya Center mencatat penjualan EV sepanjang Januari-Agustus 2026 meningkat dari 3.527 unit menjadi 9.978 unit, atau tumbuh 177,23%.
Sementara itu, total pasar otomotif di wilayah tersebut tumbuh 13,64%, dari 54.152 unit menjadi 61.591 unit.
Pertumbuhan pasar EV tersebut menunjukkan semakin terbukanya konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.
Presiden Direktur Honda Surabaya Center Ang Hoey Tiong mengatakan, perubahan industri otomotif tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan produk baru. Kepercayaan konsumen juga menjadi faktor penting.
“Kepercayaan itu tidak datang dalam satu hari. Ia dibangun dari satu konsumen ke konsumen berikutnya, dari satu produk, satu pelayanan, dan satu janji yang kami tepati,” ujar Ang.
Menurut dia, teknologi kendaraan juga harus tetap memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan.
“Teknologi yang baik bukan hanya tentang efisiensi, bukan hanya tentang angka, tetapi bagaimana menciptakan Joy of Driving,” katanya.
Melalui GIIAS Surabaya 2026, Honda membawa Super-ONE sebagai salah satu gambaran arah elektrifikasi mereka. Teknologi kendaraan berubah menjadi listrik, tetapi Honda ingin mempertahankan satu hal yang menjadi cirinya: kesenangan berkendara. (onny)
INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Pelindo Terminal Petikemas (PTP), kembali meraih…
INVESTORJATIM.COM – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Agen Pemegang Merek (APM) Mazda di Indonesia, memperkuat…
INVESTORJATIM.COM – VinFast menegaskan komitmennya untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik di Indonesia dalam jangka panjang.…
INVESTORJATIM.COM — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di sejumlah wilayah Kota Semarang tidak hanya…
INVESTORJATIM.COM – Honda Surabaya Center menyiapkan sejumlah produk dan program untuk menyambut GIIAS Surabaya 2026…
INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat komitmen pelestarian kesenian tradisional melalui dukungan terhadap keberlanjutan…