PAL Pastikan Perbaikan KMP Mahkota Nusantara Rampung, ASDP Soroti Kebutuhan Armada

Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia Wiyono Komodjojo (kiri) saat menerima kunjungan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo di Surabaya, Selasa (8/9/2026).

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia memastikan perbaikan KMP Mahkota Nusantara rampung sesuai target sehingga kapal penyeberangan tersebut kembali siap beroperasi dengan performa optimal.

Kepastian itu disampaikan Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia Wiyono Komodjojo saat menerima kunjungan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo di Surabaya, Selasa (8/9/2026).

KMP Mahkota Nusantara merupakan kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro) yang melayani angkutan penumpang dan kendaraan. Kapal tersebut dioperasikan PT Jembatan Nusantara, anak usaha PT ASDP Indonesia Ferry.

Wiyono mengatakan PAL mengerahkan fasilitas galangan, tenaga ahli, teknologi, serta kapabilitas maintenance, repair and overhaul (MRO) untuk memastikan proses perbaikan kapal memenuhi target waktu dan kualitas.

“Kami memastikan perbaikan KMP Mahkota Nusantara tidak hanya selesai sesuai target, tetapi benar-benar mengembalikan kapal dalam kondisi siap beroperasi dengan performa terbaik,” ujar Wiyono.

Menurut dia, keandalan armada menjadi faktor penting dalam menjaga konektivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya pada layanan penyeberangan antarpulau.

Baca Juga:  Konjen AS Apresiasi Transformasi PT PAL, Buka Peluang Kolaborasi Strategis di Sektor Maritim dan Pertahanan

PAL Perkuat Bisnis MRO

Wiyono menambahkan, penguatan kapasitas dan kapabilitas MRO menjadi salah satu agenda PAL dalam memperkuat peran perusahaan di industri maritim nasional.

Dia menilai kemandirian industri maritim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membangun kapal baru, tetapi juga kemampuan merawat dan memperbaiki kapal yang telah beroperasi.

“Kemandirian industri maritim tidak hanya diukur dari kemampuan membangun kapal baru, tetapi juga dari kemampuan memastikan kapal yang sudah beroperasi tetap andal dan siap memberikan layanan,” katanya.

KMP Mahkota Nusantara

Di sisi lain, Heru Widodo menilai kerja sama dengan PAL menjadi langkah strategis bagi ASDP dalam menjaga kesiapan armada. Kebutuhan armada penyeberangan ASDP ke depan dinilai masih besar sehingga diperlukan kolaborasi dengan galangan nasional.

“Kami tentu tidak dapat memenuhi kebutuhan armada tersebut sendiri, sehingga kolaborasi dengan PT PAL menjadi sangat penting,” kata Heru.

Menurut Heru, penambahan dan kesiapan armada tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas layanan penyeberangan. Ketersediaan armada juga berperan dalam menekan biaya logistik sekaligus meningkatkan aspek keselamatan masyarakat.

Baca Juga:  PT PAL Indonesia Perkuat Industri Pertahanan, Fokus MRO hingga Transfer Teknologi Kapal Selam

Dia berharap sinergi antara ASDP dan PAL dapat terus diperkuat melalui komunikasi serta kolaborasi yang lebih intensif.

“Sinergi ini sekaligus untuk mendukung penguatan industri maritim nasional,” ujarnya.

Perbaikan KMP Mahkota Nusantara menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara kebutuhan operator kapal dan kapasitas galangan nasional. Melalui fasilitas, teknologi, sumber daya manusia, dan kapabilitas MRO, PAL turut menjaga keandalan armada untuk menopang kelancaran layanan penyeberangan dan konektivitas antarpulau. (


)

Komentar