PAL Indonesia dan BKI Perkuat Sinergi, Bidik Pengembangan Bisnis Maritim

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod (kiri) dan Direktur Utama PT BKI (Persero) R. Benny Susanto.

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia dan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI memperkuat kerja sama untuk mendorong pengembangan bisnis dan industri maritim nasional.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod dan Direktur Utama PT BKI (Persero) R. Benny Susanto.

Kerja sama ini mencakup upaya mengoptimalkan kompetensi kedua perusahaan untuk membangun industri maritim yang lebih terintegrasi dan kompetitif.

PAL Indonesia memiliki pengalaman di bidang manufaktur dan rekayasa maritim. Sementara itu, BKI memiliki kompetensi dalam klasifikasi, inspeksi, serta penjaminan standar.

Kolaborasi kedua perusahaan diharapkan dapat memperkuat rantai pasok dan rantai nilai industri maritim sekaligus membuka peluang bisnis baru.

Direktur Utama PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan kolaborasi antarperusahaan nasional menjadi penting karena industri maritim memiliki rantai nilai yang panjang dan melibatkan berbagai kompetensi.

“Kekuatan yang kita miliki perlu dihubungkan agar menghasilkan nilai yang lebih besar. Melalui kerja sama dengan BKI, kami ingin mengoptimalkan kapabilitas masing-masing dan meningkatkan daya saing industri Indonesia, baik untuk kebutuhan nasional maupun peluang di pasar global,” kata Kaharuddin.

Baca Juga:  Laba Bersih PT PAL Indonesia Melonjak 108,58% pada 2025

Menurut dia, penguatan sinergi antarpelaku industri nasional juga diperlukan agar Indonesia dapat meningkatkan kapasitas industrinya dalam memenuhi kebutuhan maritim di dalam negeri.

Sementara itu, Direktur Utama BKI R. Benny Susanto mengatakan kerja sama dengan PAL Indonesia membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk mengembangkan potensi bisnis sekaligus memperkuat industri maritim nasional.

“Kita ingin industri maritim Indonesia tumbuh dengan kekuatan sendiri. Karena itu, kompetensi nasional harus terus diperkuat agar kita semakin mampu memenuhi kebutuhan maritim dari dalam negeri,” ujar Benny.

Dia menambahkan, kerja sama dengan PAL Indonesia menjadi bagian dari upaya BKI untuk berkontribusi terhadap kemandirian dan kedaulatan maritim Indonesia.

Benny berharap kesepakatan tersebut tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi berlanjut dalam bentuk program kerja yang konkret dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, PAL Indonesia dan BKI berkomitmen meningkatkan peluang pengembangan bisnis, mengoptimalkan sumber daya, serta memperkuat kualitas dan standar industri.

Kedua perusahaan juga melihat penguatan kolaborasi sebagai langkah untuk meningkatkan kapasitas industri nasional dalam memenuhi kebutuhan strategis sekaligus menangkap peluang di pasar global. (onny)

Baca Juga:  Dubes Denmark Kagumi Kemajuan PT PAL, Sebut Simbol Teknologi Maritim Indonesia

Komentar