Danantara Percepat Suntikan Investasi ke PT PAL, Transformasi Industri Maritim Makin Ngebut

Dapat restu Danantara, PT PAL tancap gas perkuat industri pertahanan nasional. 

INVESTORJATIM.COM – Dukungan pendanaan untuk penguatan industri maritim nasional memasuki babak baru. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) memastikan realisasi dukungan strategis bagi PT PAL Indonesia akan segera dipercepat guna memperkuat posisi perusahaan pelat merah tersebut sebagai tulang punggung industri maritim dan pertahanan nasional.

Komitmen itu disampaikan Managing Director Business 2 Danantara Indonesia, Setyanto Hantoro, saat melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia di Surabaya, Kamis (11/6/2026).

Setyanto mengatakan dukungan Danantara akan diwujudkan melalui penguatan alokasi sumber daya serta pemenuhan kebutuhan investasi jangka panjang untuk mendukung transformasi dan ekspansi bisnis PT PAL.

“Danantara berkomitmen penuh mengawal dukungan finansial, mengoptimalkan alokasi anggaran, serta memastikan penempatan investasi strategis yang tepat sasaran. Akselerasi ini menjadi prioritas yang harus segera diwujudkan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas pada Februari 2026 lalu,” ujarnya.

Menurut dia, berbagai langkah strategis yang dijalankan PT PAL, termasuk transformasi menuju industri maritim 4.0, sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun kemandirian industri nasional yang memiliki daya saing global.

Baca Juga:  PT PAL Unjuk Gigi di Usia 46 Tahun, Empat Kapal Raksasa Siap Meluncur

Setyanto menilai PT PAL memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi satu-satunya galangan kapal di Asia Tenggara yang memiliki kemampuan membangun kapal selam.

“Keunggulan kompetitif yang dimiliki PT PAL harus terus diperkuat dan diakselerasi. PT PAL telah membuktikan mampu menghasilkan produk unggulan secara mandiri dengan melibatkan industri komponen dalam negeri. Dampaknya tidak hanya meningkatkan kapasitas perusahaan, tetapi juga memperkuat ekosistem industri maritim nasional,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menegaskan perseroan telah menyiapkan fondasi yang kuat untuk menjalankan peran sebagai Konsolidator Nasional dan Lead Integrator industri maritim Indonesia.

Menurutnya, kesiapan tersebut dibangun melalui penguatan fundamental keuangan, modernisasi fasilitas produksi, percepatan penyelesaian proyek, hingga integrasi sistem digital secara menyeluruh.

“Kesiapan PT PAL sebagai Konsolidator Nasional Industri Maritim dimulai dari penguatan fundamental keuangan, modernisasi fasilitas produksi, percepatan penyelesaian proyek, hingga integrasi sistem digital secara menyeluruh,” ujarnya.

Kaharuddin menambahkan perusahaan saat ini berfokus pada penguatan kemandirian produksi dan penguasaan teknologi guna meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat daya saing di pasar internasional.

Baca Juga:  OJK Siapkan 8 Langkah Reformasi Pasar Modal, Free Float Emiten Naik Jadi 15%

“Karakteristik industri manufaktur pertahanan sangat kompleks dan berbeda dengan sektor lainnya. Karena itu, penguatan kapabilitas produksi dan teknologi menjadi kunci agar PT PAL mampu tumbuh secara berkelanjutan dan kompetitif di tingkat global,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Danantara meninjau sejumlah fasilitas strategis PT PAL, antara lain Graving Dock ORCA 50.000, proyek pembangunan Shiplift, serta pengembangan Kapal Selam Otonom (KSOT). Peninjauan tersebut menjadi gambaran langsung atas kesiapan infrastruktur dan kapabilitas PT PAL dalam mendukung penguatan industri maritim dan pertahanan nasional. (Onny)

Komentar