Honda Surabaya Center Genjot Penjualan Hybrid Lewat IIMS Surabaya 2026

Wendy Miharja Direktur Honda Surabaya Center saat menjelaskan market mobil hybrid saat jumpa pers di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Honda Surabaya Center optimistis pasar kendaraan hybrid di Jawa Timur terus bertumbuh seiring meningkatnya minat konsumen terhadap mobil yang lebih efisien, modern, dan ramah lingkungan. Momentum tersebut dimanfaatkan Honda melalui partisipasinya dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 dengan menghadirkan lini kendaraan hybrid terbaru serta berbagai program penjualan menarik.

Presiden Direktur Honda Surabaya Center, Ang Hoey Tiong mengatakan kehadiran Honda dalam pameran otomotif bukan sekadar memperkenalkan teknologi dan produk terbaru, tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada konsumen.

“Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi bagian dari perjalanan dan momen berharga bersama keluarga. Banyak cerita dan memori tercipta di dalam mobil bersama orang-orang terdekat,” ujarnya saat jumpa pers di Surabaya Senin (25/6/2026).

Ia menjelaskan, melalui teknologi Honda e:HEV, perusahaan ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih tenang, nyaman, aman, efisien, sekaligus tetap menyenangkan. Menurutnya, antusiasme konsumen terhadap kendaraan hybrid terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:  Surabaya Kian Strategis, Plaza Capital Resmikan BMW & MINI Plaza Terbesar di Jawa Timur

Karena itu, Honda menghadirkan sejumlah model hybrid andalan seperti New HR-V e:HEV, CR-V RS e:HEV, hingga Step WGN e:HEV yang dirancang untuk memberikan efisiensi bahan bakar, performa responsif, dan kenyamanan berkendara harian.

“Teknologi hybrid Honda memiliki karakter berbeda dibandingkan teknologi hybrid lain. Kami ingin konsumen memahami bahwa setiap produk Honda dikembangkan sesuai kebutuhan mereka, bukan hanya untuk jangka pendek tetapi juga penggunaan jangka panjang,” kata Ang Hoey Tiong.

Presiden Direktur Honda Surabaya Center, Ang Hoey Tiong (kanan).

Wendy Miharja Direktur Honda Surabaya Center mengatakan dalam ajang IIMS Surabaya 2026, Honda menempati booth seluas 319 meter persegi di Exhibition Hall Grand City Convex Surabaya. Pameran berlangsung selama enam hari mulai 26–31 Mei 2026 dengan menampilkan berbagai kendaraan terbaru dan teknologi hybrid Honda.

Selain menghadirkan lini produk unggulan, Honda juga menyediakan unit test drive serta berbagai aktivitas interaktif bagi pengunjung. Sejumlah program penjualan juga disiapkan untuk mendongkrak penjualan pada kuartal kedua tahun ini.

Baca Juga:  IIMS Surabaya 2026 Digelar Lebih Besar, Hadirkan 40 Merek Otomotif

Program tersebut antara lain promo potongan harga, lucky dip emas, trade-in extra value hingga Rp15 juta, paket perawatan berkala, serta hadiah untuk konsumen yang melakukan test drive.

Menurut Wendy, pertumbuhan pasar otomotif Jawa Timur masih menunjukkan tren positif. Total pasar otomotif di wilayah Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara disebut tumbuh sekitar 17,5% dengan volume lebih dari 35.000 unit.

Segmen SUV menjadi kontributor pertumbuhan terbesar dengan kenaikan lebih dari 300%, disusul SUV lain sebesar 87,2% dan MPV sebesar 28,3%.

“Hal ini menunjukkan konsumen semakin tertarik terhadap kendaraan yang modern, efisien, dan memiliki teknologi canggih,” ujarnya.

Ia menambahkan, penjualan Honda di wilayah Jatim, Bali, dan Nusra pada periode Januari hingga April 2026 mencapai 2.238 unit. Model Honda Brio masih menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 1.415 unit berkat desain yang stylish, efisien, dan memiliki value kuat di segmennya.

Sementara itu, lini SUV Honda juga mencatat performa positif dengan penjualan mencapai 605 unit dan menjadi market leader di sejumlah segmen. Di sisi lain, penjualan kendaraan hybrid Honda disebut meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga:  KIA Perkuat Pasar Jatim, Buka Showroom di Spazio Surabaya dan Siapkan Dealer Berkonsep Baru

“Kami percaya teknologi hybrid akan terus berkembang di Indonesia maupun global karena menjadi solusi mobilitas yang lebih efisien dan relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini,” tutup Wendy. (Onny)

Komentar