
SURABAYA, INVESTORJATIM — Dalam rangka memperingati hari jadi ke-45, Grand Inna Tunjungan menggelar kegiatan Fun Walk bertajuk “A Legacy of Inclusion – One Step A Thousand Smiles, New Horizon” pada Minggu (30/11/2025). Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan bertema “The Legend of Service Excellence in Indonesian Hospitality” yang sekaligus menandai perjalanan panjang hotel legendaris di pusat Kota Surabaya.
Lebih dari sekadar perayaan, Fun Walk ini dihadirkan sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen terhadap inklusivitas. Kegiatan yang menggandeng Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) Jawa Timur tersebut diikuti lebih dari 300 peserta dari kalangan lansia dan penyandang disabilitas.
Kegiatan dimulai pukul 05.30 WIB dengan rute jalan santai di kawasan ikon bersejarah Jalan Tunjungan. Seusai Fun Walk, peserta menikmati panggung ekspresi yang menampilkan beragam pertunjukan inspiratif.
Beberapa penampil di antaranya:
- Line dance dan persembahan lagu dari Lansia Kampung Gasing,
- Tari tradisional oleh drg. I Gusti Agung Nyoman Winaya, seorang lansia berusia 86 tahun,
- Tari Prok-Prok oleh SLB Ayodya Tulada,
- Fashion show dan penampilan nyanyi dari SLB Bina Mandiri,
- Pembacaan puisi oleh Windy, penyandang cerebral palsy,
- Pertunjukan jimbe oleh anak-anak down syndrome, serta
- Penampilan musik tunanetra dari Komunitas Mata Hati bersama YPAC Surabaya.
Selain hiburan, area acara juga diramaikan dengan kuliner UMKM lokal yang dikelola oleh para lansia dan penyandang disabilitas. Keterlibatan mereka menjadi bukti bahwa setiap individu memiliki ruang yang sama untuk berkarya dan berdaya.
General Manager Grand Inna Tunjungan, Ni Komang Darmiati, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan nilai utama hospitality yang dipegang hotel selama 45 tahun berdiri.
“Makna sejati dari hospitality bukan hanya soal pelayanan kepada tamu, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin Grand Inna Tunjungan terus menjadi bagian dari masyarakat—bukan hanya sebagai hotel legendaris di pusat kota, tetapi juga sebagai hotel yang relevan, peduli, dan inklusif,” ujar Darmiati, akhir pekan lalu.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum BKKKS Kota Surabaya, Dr. Pinky Saptandari, W. MA., yang menilai acara ini sebagai ruang penting bagi partisipasi kelompok lansia dan penyandang disabilitas. Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 oleh BKKKS Jawa Timur.
“Tidak banyak institusi yang memberi perhatian sedalam ini kepada kelompok rentan. Keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan publik seperti Fun Walk memberikan rasa percaya diri dan kebersamaan,” ujarnya.
Penyelenggaraan Fun Walk ini didukung oleh PT Hotel Indonesia Properti, Entrasol, Surabaya Medical Service, PT Surya Pertiwi, serta sejumlah vendor mitra Grand Inna Tunjungan. Sejumlah tamu dan instansi juga hadir, antara lain Komando Garnisun Tetap III Surabaya, Dinas Sosial Kota Surabaya, Dinas Peternakan Jawa Timur, Kominfo Jawa Timur, DPRD Komisi E, serta pemerintah Kecamatan Genteng dan Kelurahan Embong Kaliasin.
Sebagai kelanjutan program sosial, Grand Inna Tunjungan akan mengadakan “Eyesight Distribution & Blood Donation with Go Rider – Bright Eyes & Blood Donation” pada 24 Desember 2025. Program ini mencakup pembagian 1.000 kacamata baca untuk pengemudi Go Rider dan rekan media, didukung oleh Lions Club International Surabaya Oase District 307 B2 Indonesia, Lions Club International Nirwana, serta Lions Club International Surabaya Sejahtera. (Onny Asmara)








Komentar