Fave Hotel Kediri Perkuat Link and Match Pendidikan-Industri Lewat Program Guru Tamu di SMKN 1 Bagor

Istimewa

INVESTORJATIM.COM — Industri perhotelan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan pasar kerja. Salah satu langkah tersebut dilakukan fave hotel Kediri melalui program Guru Tamu di SMKN 1 Bagor, Nganjuk.

Kegiatan yang diikuti siswa Jurusan Kuliner dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik itu menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan kompetensi vokasi sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan. Fokus utama kegiatan adalah memberikan pemahaman praktis mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menjadi standar penting dalam berbagai sektor industri.

Dalam program tersebut, fave hotel Kediri menghadirkan tiga praktisi yang berbagi pengalaman dan wawasan sesuai bidang keahlian masing-masing. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mengangkat praktik yang diterapkan langsung di lingkungan kerja profesional.

Human Resources fave hotel Kediri, Natalia Christyani, membawakan materi mengenai K3 Industri. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya membangun budaya keselamatan kerja, mengenali potensi risiko di tempat kerja, serta menerapkan standar keselamatan yang menjadi bagian integral dari operasional perusahaan modern.

Baca Juga:  PT Terminal Teluk Lamong Gelar Sosialisasi Tanggap Darurat Kebencanaan Peringati Bulan K3 Nasional 2026

“Pemahaman mengenai K3 menjadi salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki calon tenaga kerja agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri yang semakin mengedepankan aspek keselamatan dan produktivitas,” kata Natalia pekan lalu.

Sementara itu, Chief Engineering fave hotel Kediri, Zulkifli Rahmat Hidayat, memberikan pembekalan terkait dasar-dasar K3 kelistrikan kepada siswa Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Materi yang disampaikan meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD), identifikasi potensi bahaya listrik, hingga langkah mitigasi untuk mencegah kecelakaan kerja.

Di sisi lain, Head Chef fave hotel Kediri, Yandi Rusliandi, membagikan pengetahuan mengenai Basic Food Hygiene kepada siswa Jurusan Kuliner. Materi tersebut mencakup pentingnya kebersihan personal, sanitasi area kerja, keamanan pangan, serta standar higienitas yang menjadi acuan dalam industri perhotelan dan makanan-minuman.

Natalia mengatakan kolaborasi antara institusi pendidikan dan pelaku industri menjadi faktor penting dalam menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri merupakan langkah penting untuk menciptakan lulusan yang siap kerja. Melalui kegiatan guru tamu ini, kami ingin berbagi pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal bagi para siswa ketika memasuki dunia kerja nantinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kadin Jatim Inisiasi Pembentukan Teaching Factory dengan Industri di JIIPE

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Siswa aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan K3 di lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Melalui program Guru Tamu, fave hotel Kediri menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan sekolah kejuruan di Kediri, Nganjuk, dan wilayah sekitarnya guna menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing. (Onny)

Komentar