Emdeki Beri Opsi Ganti Pabrik Ferro Silica dengan Pabrik Mortar dan PCC

Jajaran direksi PT Emdeki Utama Tbk Vincent Secapramana (Direktur) dan PT Emdeki Utama Tbk Yudi Cahyono (Direktur) saat Public Expose PT Emdeki Utama Tbk di Surabaya, Senin (09/12/2024). Foto: Amrozi Amenan

SURABAYA, investorjatim – PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) yang bergerak di bidang industri Kalsium Karbida atau karbit berencana mengganti alternatif pembangunan pabrik Ferro Silica di Gresik dengan pabrik mortar  dan PCC.

Direktur PT Emdeki Utama Tbk Yudi Cahyono mengungkapkan meskipun rencana pembangunan pabrik Ferro Silica di Gresik dengan kapasitas 7.000 ton telah disetujui untuk dilanjutkan kembali sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 5 Juni 2023 lalu. Akan tetapi hal ini masih perlu dipertimbangkan lagi karena adanya kenaikan biaya dan hal lain yang perlu ditinjau ulang. Saat ini perseroan sedang dalam tahap pengkajian untuk menentukan alternatif pengganti proyek bila perlu dalam rangka ekspansi usaha untuk mengelola sisa dana IPO (Inial Public Offering).

“Sementara ini kita punya mortar dan PCC (Precipitated Calcium Carbonate) yang terus kita kembangkan meski belum optimal, baru sekitar 1%. Kita lihat nanti perkembangan hasil fesiblity study-nya apa bisa kita kembangkan. Ini salah satu alternatif penggantinya,” kata Yudi usai Public Expose PT Emdeki Utama Tbk di Surabaya, Senin (09/12/2024).

Pengembangan usaha pembuatan Mortar dan PCC yang sedang dijalankan saat ini menggunakan dana internal perusahaan. Mortar adalah produk seperti semen yang biasa digunakan sebagai plester dinding dan perekat pemasangan bata. Sementara PCC adalah bahan yang biasa digunakan untuk pembuatan kertas, plastik, tinta, cat dan lain-lain.

Bahan baku kedua produk ini telah tersedia dari sisa pembakaran kapur yang selama ini tidak terpakai, sebagian dijual dan sebagian dibuang. Bahan baku lain untuk PCC menggunakan gas buang CO2 (Karbon Dioksida).

Mortar dengan kapasitas produksi 4200 ton/tahun mulai beroperaasi pada Juli 2022. Sedangkan PCC dengan kapasitas produksi 800 ton/tahun beroperasi pada akhir 2023.

Direktur PT Emdeki Utama Tbk Vincent Secapramana menyampaikan sejak awal IPO MDKI direncanakan untuk pengembangan dan diversifikasi usaha yaitu memproduksi Carbide Desulphuriser sebagai pengembangan usaha dan High Grade Ferro Silica untuk digunakan oleh industri baja nasional sebagai diversifikasi usaha. Adanya Pandemi Covid-19 secara Global mulai awal tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 sangat mempengaruhi dan melemahkan kondisi ekonomi baik nasional maupun internasional sampai tahun 2024.

“Pembangunan pabrik Carbide Desulphuriser Tahap I telah selesai dibangun di Gresik pada akhir September 2019 dan telah berporduksi normal. Untuk pabrik Carbide Desulphuriser Tahap II di Cilegon-Banten dipertimbangkan ditunda, menunggu perkembangan positif pabrik baja di wilayah Cilegon,” katanya. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

Ekspor Urea ke Australia Tembus 47.250 Ton, PI Perkuat Ketahanan Pangan Indo-Pasifik

INVESTORJATIM.COM — PT Pupuk Indonesia (Persero) / PI berhasil merealisasikan pengiriman 47.250 ton urea ke…

5 jam ago

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer 2026, Perketat Aturan Penyampaian Informasi Keuangan

INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 6…

10 jam ago

Dubes Denmark Kagumi Kemajuan PT PAL, Sebut Simbol Teknologi Maritim Indonesia

INVESTORJATIM.COM – Pengakuan terhadap kemampuan industri pertahanan dan maritim nasional kembali datang dari panggung internasional.…

12 jam ago

RUPST MDKA Setujui Dividen Rp300 Miliar, Rombak Direksi dan Kantongi Restu Tambah Modal

INVESTORJATIM.COM – PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) memasuki 2026 dengan optimisme baru. Di tengah…

1 hari ago

RUPST 2026 Restui Agenda Ekspansi, MBMA Bidik Lonjakan Produksi Nikel dan Perkuat Hilirisasi Baterai

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tekanan harga nikel global yang masih membayangi industri pertambangan, PT Merdeka…

1 hari ago

Raih Penghargaan Nasional, TPS Pangkas Proses Administrasi Kapal 59% Lewat Inovasi Digital VEPORT

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tuntutan efisiensi dan percepatan layanan logistik nasional, transformasi digital menjadi kunci…

1 hari ago