Bank Jatim Luncurkan J-Connect Versi Baru, Targetkan 2 Juta Pengguna pada 2026

Istimewa

INVESTORJATIM.COM — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) meluncurkan aplikasi mobile banking J-Connect versi terbaru dengan tambahan 36 fitur guna memperkuat layanan digital dan meningkatkan jumlah pengguna hingga 2 juta nasabah pada tahun ini.

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan di Grand City Surabaya dan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Emil mengatakan transformasi digital di sektor perbankan menjadi kebutuhan utama di tengah perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih banyak melakukan transaksi melalui perangkat digital dibandingkan metode konvensional.

“Saya mengapresiasi ketekunan inovasi Bank Jatim yang berjuang keras mewujudkan J-Connect versi terbaru,” ujar Emil, akhir pekan lalu.

Dia menilai proses pengembangan aplikasi tersebut tidak mudah karena harus melalui tahapan pengawasan dan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia guna memastikan keamanan sistem digital perbankan.

“Terima kasih karena OJK dan Bank Indonesia selalu menekankan keamanan sebagai prioritas utama. Karena itu saya optimistis pengguna Bank Jatim meningkat dari sebelumnya sekitar 1 juta pengguna menjadi 2 juta pengguna tahun ini,” katanya.

Baca Juga:  Bank Jatim Mencatat Aset Rp 105,65 Triliun di Triwulan Satu

Menurut Emil, pengembangan 36 fitur baru dalam aplikasi J-Connect juga merupakan hasil evaluasi atas masukan dan keluhan nasabah selama ini.

Fitur-fitur tersebut, lanjutnya, dirancang untuk meningkatkan kenyamanan transaksi sekaligus memperkuat daya saing Bank Jatim di industri perbankan nasional.

“Mempermudah transaksi karena kita ingin kompetitif dengan bank-bank terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Dia juga menegaskan posisi Bank Jatim sebagai bank induk kelompok usaha bank daerah bersama Bank NTB, Bank NTT, Bank SulutGo, dan Bank Lampung membuka peluang integrasi layanan digital antarbank pembangunan daerah.

“Sebanyak 36 fitur itu nantinya bisa disinergikan,” katanya.

Emil berharap peluncuran aplikasi baru tersebut dapat memperkuat peran Bank Jatim sebagai lembaga keuangan daerah yang mendukung pembiayaan pembangunan di Jawa Timur, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

“Aplikasi terbaru J-Connect menjadi lompatan penting yang harus kita dukung bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan peluncuran J-Connect versi terbaru merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat transformasi digital sekaligus mendukung visi menjadi bank nomor satu di Jawa Timur.

Baca Juga:  Bank Jatim-Kemendes PDTT Lakukan Kerja Sama dalam Asean SOMRDPE Indonesia 2023

“Launching J-Connect dimulai sejak 18 April dan 26 April, kemudian mulai 1—3 Mei 2026 kami resmikan,” kata Winardi.

Dia menambahkan, aplikasi terbaru tersebut kini sudah dapat digunakan oleh warga negara Indonesia yang bekerja di Malaysia dan Arab Saudi.

Ke depan, Bank Jatim berencana memperluas layanan J-Connect ke sejumlah negara lain dengan konsentrasi pekerja migran Indonesia (PMI), seperti Hong Kong, Taiwan, dan Turki.

“Nanti kami review dulu seberapa besar kantong-kantong PMI di negara-negara tersebut,” ujarnya.

Menurut Winardi, pengembangan J-Connect tidak hanya berfokus pada aspek tampilan aplikasi, tetapi juga pada kemudahan layanan dan integrasi solusi keuangan digital bagi masyarakat.

Dia berharap platform tersebut dapat menjadi penggerak transaksi digital sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

“Semoga Bank Jatim terus berinovasi demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

 

Komentar