Categories: CSR

AZKO Pacu Program “Berbagi Cahaya”, Target Salurkan 150 Ribu Lampu LED Hemat Energi hingga 2030

Teresa Wibowo dan Gregory S. Widjaja, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk dalam seremonial yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan melalui inisiatif AZKO Berbagi Cahaya.

JAKARTA, INVESTORJATIM — Memasuki usia ke-30 tahun, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) melalui merek AZKO mempertegas komitmen keberlanjutan perusahaan lewat perluasan program AZKO Berbagi Cahaya. Program donasi lampu LED hemat energi ini ditujukan untuk mendorong efisiensi energi, menekan emisi karbon, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pencahayaan ramah lingkungan.

Program yang berjalan sejak 2017 itu kini diperkuat dengan komitmen jangka panjang hingga 2030, dengan target distribusi 150.000 lampu LED untuk 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik yang tersebar di 80 kota di Indonesia.

Sejak pertama kali diluncurkan, AZKO Berbagi Cahaya telah menjangkau 30 kota dan 50 fasilitas publik seperti sekolah, rumah ibadah, pusat kebudayaan, dan museum, dengan total distribusi lebih dari 10.000 lampu LED hemat energi. Ekspansi hingga 2030 akan menyasar wilayah dari Aceh hingga Papua, terutama area sekitar operasional toko AZKO.

Sebagai langkah awal dari penguatan komitmen tersebut, AZKO menyalurkan 2.500 lampu LED hemat energi kepada warga Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, pada 24 November 2025. Bantuan itu disalurkan ke 450 rumah yang berada dekat Kantor Pusat AZKO.

“AZKO Berbagi Cahaya bukan hanya tentang menyalurkan lampu LED, tetapi bagaimana satu titik cahaya dapat membantu keluarga hidup lebih nyaman, menghemat biaya listrik, dan menjaga lingkungan. Target hingga 2030 juga kami selaraskan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya efisiensi energi, aksi iklim, dan pembangunan inklusif,” ujar Teresa Wibowo, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk.di Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Ia menambahkan, program AZKO Berbagi Cahaya juga menjadi wujud dukungan terhadap target Bappenas dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Inisiatif ini berkontribusi pada TPB 7: Energi Bersih dan Terjangkau, melalui peningkatan efisiensi konsumsi listrik dan akses energi ramah lingkungan, serta TPB 13: Aksi Iklim, lewat pengurangan emisi dan penggunaan teknologi pencahayaan yang lebih efisien.

“Dari sisi lingkungan, program ini diproyeksikan mampu mengurangi konsumsi listrik hingga 73,8 juta kWh dan berpotensi menurunkan emisi sekitar 64.206 ton CO₂ selama periode implementasi,” tutup Teresa. (ONNY)

REDAKSI

Recent Posts

125 Mahasiswa ITS Siap Mengabdi di Kawasan Transmigrasi, Fokus Papua Barat dan NTT

INVESTORJATIM.COM — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mempertegas perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak…

6 jam ago

Lenovo Genjot Pasar Premium Lewat Perangkat Edisi FIFA World Cup 2026 di Surabaya

INVESTORJATIM.COM — Lenovo semakin agresif memperkuat posisi sebagai merek teknologi global dengan memanfaatkan momentum FIFA…

11 jam ago

Signify Perluas Pasar, Philips Lighting Store Surabaya Bidik Tren Hunian Modern

INVESTORJATIM.COM – Tren hunian modern yang mengedepankan kenyamanan, estetika, dan fungsi mendorong kebutuhan masyarakat terhadap…

14 jam ago

Danantara Percepat Transformasi PT PAL, Bidik Penguatan Industri Maritim Nasional

INVESTORJATIM.COM — Upaya memperkuat kemandirian industri maritim nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.…

16 jam ago

Percepatan Swasembada Gula Digenjot, Pemerintah Targetkan Peremajaan 100.000 Hektare Tebu per Tahun

INVESTORJATIM.COM - Pemerintah mempercepat upaya mewujudkan swasembada gula nasional melalui program peremajaan tanaman tebu secara…

1 hari ago

Hari Anak Nasional: Generali Tanamkan Literasi Keuangan dan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

INVESTORJATIM.COM — Isu perubahan iklim dan rendahnya literasi keuangan menjadi dua tantangan yang akan dihadapi…

1 hari ago