Categories: IndeksMarket

OPMS Tancap Gas ke Bisnis FMCG, Incar Lonjakan Pendapatan 2026

Jajaran Direksi PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk , sesaat setelah Public Expose di Surabaya.

SURABAYA, INVESTORJATIM – PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) mulai merambah bisnis perdagangan besar makanan dan minuman. Perusahaan yang selama ini bergerak di sektor scrap kapal tersebut melihat industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) sebagai segmen yang stabil dengan permintaan pasar kuat.

Direktur Utama OPMS, Meilyna Widjaja, mengatakan langkah ini diambil setelah perusahaan melakukan riset pasar dan kajian kelayakan secara komprehensif. OPMS juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah calon mitra strategis yang memiliki posisi kuat di industri FMCG.

“Ekspansi OPMS ke distribusi pangan tidak bersifat spekulatif, tetapi berbasis data dan peluang riil. Kami juga sedang dalam komunikasi intensif dengan beberapa principal FMCG untuk memperkuat rantai pasok dan memperluas jaringan distribusi,” ujar Meilyna di Surabaya, Selasa (2/12/2025).

Berdasarkan data BPS, industri makanan dan minuman tumbuh 6,15% pada kuartal II/2025, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan konsumsi rumah tangga menyumbang 54,25% terhadap PDB, sektor ini dinilai menjadi salah satu penopang utama ekonomi.

OPMS menargetkan ekspansi ke FMCG mulai berkontribusi pada pendapatan perusahaan pada 2026. Proyeksi internal OPMS menyebut potensi pendapatan Rp15 miliar pada 2026 hingga Rp39 miliar pada 2030, dengan rata-rata ROI mencapai 1.434%.

“Proyeksi ini menunjukkan peluang peningkatan laba dan valuasi perusahaan dalam jangka menengah dan panjang,” kata Meilyna.

Untuk mendukung ekspansi ini, OPMS menyiapkan gudang seluas 1.150 m², sistem manajemen inventori berbasis teknologi, penerapan standar Good Distribution Practices (GDP) dan Good Manufacturing Practices (GMP), serta jaringan distribusi aktif di Madura dan Jawa Timur. Perusahaan juga menyiapkan strategi penetrasi pasar melalui kemitraan UMKM dan distribusi last-mile.

Direktur OPMS, Rubbyanto Handaja Kusuma, menambahkan bahwa diversifikasi ini dirancang dengan memperhatikan efisiensi operasional dan keberlanjutan bisnis.

“Langkah ini menempatkan OPMS pada jalur yang tepat untuk memperluas basis pendapatan, memperkuat struktur usaha, dan meningkatkan nilai perusahaan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa ekspansi tersebut tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas SDM, penguatan UMKM, serta kontribusi pada ketahanan pangan nasional.

“Diversifikasi ini mengurangi ketergantungan OPMS pada industri logam dan membuka sumber pendapatan yang lebih stabil,” tambah Meilyna.

Dengan tren industri yang solid dan strategi pertumbuhan yang terarah, OPMS optimistis memasuki fase ekspansi yang lebih agresif dan terukur. (ONNY)

REDAKSI

Recent Posts

PT PAL Modernisasi KM Umsini, Sistem Kendali Baru Tingkatkan Keandalan Kapal PELNI

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia mempercepat transformasi armada nasional melalui revitalisasi menyeluruh KM Umsini. Tak…

3 jam ago

TPS Tuntaskan Peremajaan Alat, Siap Genjot Produktivitas dan Layanan Logistik Hijau di Tanjung Perak

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menuntaskan program peremajaan peralatan terminal dengan mengoperasikan empat…

17 jam ago

OJK dan KPPU Perkuat Sinergi Pengawasan, Teken MoU Baru untuk Dorong Persaingan Sehat di Sektor Jasa Keuangan

INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memperkuat sinergi dalam…

20 jam ago

BEI Usulkan Revisi Aturan Papan Pemantauan Khusus, Perkuat Pengawasan dan Kualitas Perdagangan

INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan penyempurnaan aturan Papan Pemantauan Khusus sebagai upaya…

23 jam ago

Gading Murni Bidik Transaksi Rp40 Miliar di Surabaya Printing Expo 2026, Perkenalkan Mesin Hybrid UV 5,2 Meter

INVESTORJATIM.COM – PT Gading Murni memanfaatkan ajang Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 di Grand City…

23 jam ago

Surabaya Printing Expo 2026 Dibuka, Dorong Transformasi Industri Grafika dan Percetakan Nasional

INVESTORJATIM.COM – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan meningkatnya kebutuhan industri terhadap teknologi percetakan yang…

23 jam ago