Fitur SmartThings memungkinkan pengguna mengatur dan memantau AC melalui smartphone.
INVESTORJATIM.COM – Cuaca panas membuat penggunaan pendingin ruangan menjadi kebutuhan bagi sebagian masyarakat. Namun, pemakaian AC dalam waktu lama juga berpotensi meningkatkan konsumsi listrik rumah tangga.
Kondisi tersebut mendorong produsen elektronik mengembangkan pendingin ruangan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan menurunkan suhu, tetapi juga kenyamanan dan efisiensi energi.
PT Samsung Electronics Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang merespons kebutuhan tersebut dengan meluncurkan Samsung AC Neo WindFree Lite di pasar Indonesia.
Produk ini menggunakan teknologi WindFree yang dirancang untuk menghasilkan udara sejuk tanpa hembusan angin dingin secara langsung. Pilihan kapasitasnya tersedia mulai dari 0,5 PK hingga 2 PK.
Head of AC Business Samsung Electronics Indonesia Hendy Budihartono mengatakan, pengembangan produk tersebut diarahkan untuk memberikan pilihan pendingin ruangan yang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga.
“Melalui Neo WindFree Lite, kami ingin membuat kenyamanan WindFree semakin mudah dijangkau,” ujar Hendy.
Kurangi hembusan udara langsung
Berbeda dari AC pada umumnya yang mengarahkan udara dingin langsung ke ruangan, teknologi WindFree menggunakan panel dengan sekitar 23.000 lubang mikro untuk menyebarkan udara secara lebih lembut.
Fitur tersebut ditujukan bagi pengguna yang kurang nyaman dengan hembusan udara dingin secara langsung, terutama ketika AC digunakan saat tidur atau beraktivitas dalam waktu lama.
Samsung juga membekali perangkat ini dengan fitur Low Noise dengan tingkat kebisingan hingga 23 dBA. Dengan tingkat suara tersebut, perusahaan menyebut AC tetap dapat digunakan tanpa terlalu mengganggu suasana istirahat.
Pengaturan AC bisa dilakukan dari ponsel
Perubahan lain yang ditawarkan terletak pada cara mengoperasikan perangkat.
Neo WindFree Lite dapat terhubung dengan aplikasi SmartThings. Melalui aplikasi tersebut, pengguna bisa mengatur suhu, membuat jadwal penggunaan, hingga memantau konsumsi energi dari smartphone.
Fitur ini juga memungkinkan AC dikendalikan dari jarak jauh, misalnya sebelum penghuni tiba di rumah.
Diklaim lebih hemat listrik
Persoalan konsumsi listrik menjadi salah satu pertimbangan ketika AC digunakan dalam durasi panjang.
Samsung membekali Neo WindFree Lite dengan teknologi AI Inverter dan AI Energy Mode. Perusahaan mengklaim kombinasi teknologi tersebut mampu menghemat konsumsi energi hingga 52 persen dibandingkan AC konvensional.
Besaran penghematan tersebut merupakan klaim Samsung dan hasil penggunaan di rumah dapat berbeda, tergantung kapasitas AC, kondisi ruangan, suhu yang dipilih, serta durasi pemakaian.
Harga mulai Rp 6,1 juta
Samsung AC Neo WindFree Lite dipasarkan dengan harga mulai Rp 6,1 juta. Produk tersedia melalui kanal penjualan resmi Samsung dan sejumlah mitra e-commerce.
Dengan peluncuran ini, persaingan perangkat pendingin ruangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan udara dingin, tetapi juga mulai bergeser pada efisiensi energi, kenyamanan penggunaan, dan konektivitas perangkat. (onny)
INVESTORJATIM.COM – Di saat literasi asuransi masih 45% dan inklusi baru 28%, PT Asuransi Jiwa…
INVESTORJATIM.COM – Wacana Zero ODOL 2027 dan kemacetan truk logistik di jalan raya…
INVESTORJATIM.COM – Jika biasanya dikenal sebagai produsen kapal perang dan kapal selam, PT PAL Indonesia…
INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkap strategi pemerintah provinsi dalam mendorong…
INVESTORJATIM.COM – Bukan lagi sekadar perakit, PT PAL Indonesia kini sejajar dengan raksasa industri pertahanan…
INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memperkuat…