TPS Tangani Ekspor 16 Underframe Lokomotif INKA ke Australia

Proses pembuatan platform lokomotif INKA dari truk yang akan di naikkan ke kapal.

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali dipercaya menangani pengiriman tiga unit locomotive platform produksi PT Industri Kereta Api (INKA) Persero ke Australia. Pengiriman yang dilakukan pada Minggu (24/5/2026) tersebut melengkapi realisasi ekspor 16 unit dari total pesanan sebanyak 50 unit.

Ekspor locomotive platform atau underframe lokomotif itu menjadi sinyal positif bagi industri manufaktur perkeretaapian nasional yang terus memperluas penetrasi ke pasar global.

Sebelumnya, pengiriman tahap awal dilakukan pada Februari 2025 sebanyak dua unit, kemudian berlanjut dengan ekspor 13 unit sepanjang 2025. Dengan tambahan tiga unit pada Mei 2026, total pengiriman melalui TPS kini mencapai 16 unit.

TPS dipilih sebagai hub pengiriman karena dinilai memiliki fasilitas dan kesiapan operasional untuk menangani muatan khusus. Selain itu, akses pelayaran internasional yang luas serta kedekatan lokasi dengan fasilitas produksi INKA di Madiun turut mendukung efisiensi logistik.

Produk yang dikirim tergolong muatan Uncontainerized (UC) atau Out of Gauge (OOG), sehingga membutuhkan penanganan khusus mulai dari perencanaan hingga proses loading di terminal.

Baca Juga:  Peringati Ultah ke-26, TPS Ajak Mitra Tanam Pohon Buah

Kepercayaan pasar Australia terhadap produk INKA disebut didorong oleh kualitas produk yang kompetitif, harga bersaing, serta dukungan layanan purna jual. Efisiensi biaya pengiriman juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk di pasar internasional.

TPS memastikan kesiapan peralatan dan sumber daya manusia untuk mendukung proses pengiriman agar berjalan aman dan sesuai standar operasional.

Plt Senior Manager Sistem Manajemen dan Komersial TPS, Indriana Susilowati, mengatakan keberlanjutan pengiriman tersebut menjadi bukti kepercayaan terhadap kapabilitas TPS dalam mendukung ekspor manufaktur nasional.

“TPS terus berkomitmen mendukung kelancaran ekspor produk perkeretaapian Indonesia agar mampu bersaing di pasar global. Penanganan pengiriman locomotive platform ini menunjukkan kesiapan kami dalam menangani kargo khusus dengan standar operasional tinggi serta kolaborasi yang solid antar pihak terkait,” ujarnya.

Dia menambahkan, TPS memiliki peran strategis sebagai gateway produk industri nasional menuju pasar internasional, tidak hanya sebagai terminal bongkar muat.

Dengan pengalaman menangani special cargo seperti Break Bulk (BBK) dan berbagai proyek ekspor strategis, TPS optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai mitra logistik andal dalam mendukung pertumbuhan ekspor Indonesia. (Onny)

Baca Juga:  Tanpa Pasokan Baru, Penyerapan Lahan Industri Greater Jakarta Tetap Moncer

Komentar