Categories: Indeks

VIDA Luncurkan “Tameng” Anti-Scam Berbasis AI, Bidik Fraud Digital yang Kian Canggih

INVESTORJATIM.COM – Maraknya penipuan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong perusahaan identitas digital VIDA meluncurkan teknologi anyar bernama ID FraudShield. Solusi ini diklaim menjadi teknologi terpadu pertama di Indonesia yang menggabungkan verifikasi biometrik, analisis perangkat, hingga deteksi fraud secara real-time dalam satu sistem integrasi.

Peluncuran teknologi tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menilai ancaman scam digital kini semakin masif dan kompleks.

Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi RI, Edwin Hidayat Abdullah, mengungkapkan sebanyak 65% masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan digital setidaknya sekali dalam sepekan, baik melalui email, SMS, WhatsApp, telepon, hingga media sosial.

“Angka sebesar ini tidak mungkin ditangani satu pihak saja. Dibutuhkan pendekatan terintegrasi dan kolaboratif, mulai dari regulasi, pengawasan, hingga dukungan teknologi keamanan identitas digital,” ujarnya dalam peluncuran VIDA Beyond Liveness di Jakarta, Selasa (6/5/1016).

Peluncuran ID FraudShield dilatarbelakangi perubahan pola kejahatan siber di sektor keuangan. Jika sebelumnya fraud banyak mengandalkan manipulasi wajah melalui deepfake atau foto palsu, kini serangan berkembang ke perangkat, jaringan, perilaku pengguna, hingga transaksi digital.

Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, mengatakan metode penipuan terbaru kini memanfaatkan injection attack, emulator farm, hingga GPS spoofing untuk menembus sistem keamanan digital.

“Fraud sekarang tidak lagi hanya menyerang wajah. Mereka menyerang perangkat, jaringan, dan perilaku pengguna. Karena itu, satu lapisan verifikasi saja tidak cukup,” kata Niki.

Menurut dia, ada tiga aspek yang kini harus diverifikasi secara bersamaan, yakni identitas pengguna, keberadaan orangnya, dan perangkat yang digunakan.

ID FraudShield bekerja melalui dua engine utama secara simultan. Pertama, biometric liveness detection untuk memastikan pengguna adalah manusia asli dan mencegah deepfake, spoofing, maupun screen replay. Kedua, fraud detection engine yang menganalisis perangkat dan perilaku pengguna secara real-time guna mendeteksi indikasi penipuan yang kerap lolos dari pemeriksaan biometrik biasa.

Teknologi tersebut juga dilengkapi enam lapisan pertahanan, mulai dari device intelligence, behavioral analytics, network & location analysis, rule engine, hingga ID Graph yang mampu menghubungkan data perangkat, biometrik, dan dokumen untuk mendeteksi sindikat fraud digital, synthetic identity, hingga mule account.

VIDA menilai solusi tersebut relevan bagi industri jasa keuangan yang kini menghadapi eskalasi ancaman fraud digital, mulai dari perbankan, multifinance, pinjaman online, asuransi, hingga platform pembayaran digital.

“Kami melihat sendiri bagaimana penipuan bisa lolos dari liveness tanpa terdeteksi. Lewat teknologi ini kami ingin membantu industri mendeteksi fraud yang sebelumnya tidak terlihat,” tutup Niki. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Perdagangan Jatim-Kalbar Makin Kuat, Transaksi Misi Dagang Capai Rp2,52 Triliun

INVESTORJATIM.COM - Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan Barat (Kalbar) mencatatkan nilai…

2 jam ago

Anargya ITS Raih Tiga Gelar di FSAE Japan 2026, Mark 6.0 Unjuk Taji

INVESTORJATIM.COM – Tim Anargya ITS EV Team kembali mencatat prestasi di ajang internasional dengan memborong…

4 jam ago

Pertamina Patra Niaga Rampungkan Docking 12 Kapal, Jaga Distribusi Energi Nasional

INVESTORJATIM.COM - PT Pertamina Patra Niaga merampungkan proses docking terhadap 12 kapal pada periode Februari…

22 jam ago

HUT ke-49 Pasar Modal, OJK Resmi Luncurkan 5 ETF Emas Perdana

INVESTORJATIM.COM – Pasar modal Indonesia menandai perayaan HUT ke-49 dengan tonggak baru melalui peluncuran lima…

23 jam ago

HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK dan SRO Perkuat Transformasi serta Luncurkan ETF Emas

INVESTORJATIM.COM – Pasar modal Indonesia memasuki usia ke-49 sejak kembali diaktifkan pada 1977. Momentum tersebut…

2 hari ago

Guru Besar ITS Kembangkan Pembangkit Hybrid Surya-Angin, Efisiensi Listrik Naik 25%

INVESTORJATIM.COM – Inovasi energi terbarukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berpotensi menjawab tantangan pasokan listrik…

2 hari ago