
INVESTORJATIM.COM – Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) meraih penghargaan Gubernur Jawa Timur atas kontribusi dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran perguruan tinggi dalam mendorong pelestarian lingkungan melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Rektor UM Gresik Prof. Khoirul Anwar dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-11 di Bee Jay Bakau Resort (BJBR), Kota Probolinggo.
Dalam kegiatan bertema “Mangrove Lestari, Masyarakat Sejahtera” tersebut, Khoirul didampingi Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UM Gresik Prof. Yudhi Arifani.
Apresiasi tersebut diberikan atas dukungan Tridarma Perguruan Tinggi UM Gresik dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove, khususnya di Kabupaten Gresik.
Kontribusi itu diwujudkan melalui pengembangan berbagai inovasi, penelitian, serta program pengabdian masyarakat yang dikembangkan Dr. Farikhah dengan dukungan DPPM UM Gresik.
Melalui pendekatan Tridarma, UM Gresik berupaya menghubungkan pengembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan lingkungan. Hasil penelitian perguruan tinggi diarahkan agar tidak berhenti pada publikasi akademis, tetapi menghasilkan solusi yang dapat diterapkan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
Pengelolaan mangrove menjadi salah satu fokus karena ekosistem tersebut memiliki fungsi strategis bagi kawasan pesisir. Selain melindungi wilayah pantai dari abrasi dan dampak gelombang, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota serta mendukung sumber penghidupan masyarakat pesisir.
Rektor UM Gresik Khoirul Anwar mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kontribusi sivitas akademika dalam mendukung pelestarian lingkungan.
“Penghargaan ini menjadi spirit guna semakin mendorong pengembangan penelitian, inovasi, dan kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat lebih luas bagi Masyarakat,” ujar Khoirul Anwar, Rabu, 4/11/2026.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan dampak nyata melalui penerapan Tridarma, termasuk menjawab persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Penghargaan ini sekaligus memperkuat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem mangrove.
Ke depan, UM Gresik berkomitmen memperluas kontribusi dalam pembangunan berkelanjutan, terutama melalui penguatan inovasi dan pengelolaan lingkungan pesisir di Kabupaten Gresik. (Onny)








Komentar