Categories: BusinessIndeks

TTL Bidik Arus Petikemas 3,04 Juta TEUs pada 2026, Tumbuh 7,8 Persen

Istimewa

SURABAYA, INVESTORJATIM.COM — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menargetkan arus petikemas sebesar 3.048.275 TEUs pada 2026 atau tumbuh 7,8 persen dibandingkan realisasi 2025. Target tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja (Raker) 2026 yang digelar di Batu, Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu.

Manajemen menyatakan sasaran tersebut disusun berdasarkan evaluasi kinerja tahun lalu serta proyeksi pertumbuhan perdagangan domestik dan internasional yang diperkirakan tetap ekspansif.

Direktur Utama TTL David P. Sirait mengatakan target volume tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan angka, tetapi juga peningkatan kualitas layanan dan efisiensi operasional.

“Target 2026 bukan sekadar angka, tetapi komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang semakin produktif, andal, dan berdaya saing. Pertumbuhan volume harus diiringi peningkatan kualitas layanan dan efisiensi operasional,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).

Sejalan dengan kenaikan arus petikemas, perseroan memproyeksikan pendapatan tumbuh dua digit pada tahun ini. Peningkatan tersebut akan ditopang oleh produktivitas bongkar muat yang lebih tinggi, optimalisasi utilisasi peralatan dan teknologi, serta penguatan layanan bernilai tambah.

Dalam Raker 2026 yang mengusung tema Collaborative Transformation, Driving Sustainable Value Creation, manajemen menetapkan sejumlah fokus strategis. Pertama, peningkatan produktivitas dan keandalan operasional terminal. Kedua, penguatan efisiensi berbasis digitalisasi dan integrasi sistem. Ketiga, optimalisasi biaya operasional dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Keempat, penguatan port resilience untuk menjaga keberlanjutan layanan.

Selain pembenahan internal, TTL juga menekankan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, termasuk pelanggan strategis dan mitra logistik. Dalam forum tersebut, perseroan menghadirkan sesi Customer Outlook 2026 guna menyelaraskan proyeksi bisnis pelanggan dengan strategi pengembangan terminal.

David menambahkan pencapaian target tahun ini sangat bergantung pada peran sumber daya manusia sebagai motor transformasi. Budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kinerja dinilai menjadi fondasi utama untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

“Melalui konsolidasi internal yang solid dan kolaborasi eksternal yang kuat, kami optimistis target 2026 dapat tercapai. Tahun ini menjadi fase penting untuk memperkuat transformasi dan mewujudkan value creation yang nyata serta berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan target pertumbuhan tersebut, TTL membidik 2026 sebagai momentum akselerasi kinerja sekaligus penguatan posisi sebagai terminal petikemas modern yang kompetitif di pasar domestik.(Onny Asmara)

REDAKSI

Recent Posts

Gandeng Naval Group Prancis, PT PAL Siapkan Bengkel Raksasa untuk Kapal Selam

INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia…

9 jam ago

Tak Cuma Bisa Bayar Pakai QRIS, Mahasiswa UNAIR Kini Diajari Cara Adukan Jebakan Digital Bareng BRI

INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…

9 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84%, Investasi Semester I/2026 Capai Rp72,7 Triliun

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,84%…

24 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh, Kadin Soroti Kualitas Lapangan Kerja dan Daya Saing Industri

INVESTORJATIM.COM — Forum Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (FORJEBS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Refleksi Jawa…

1 hari ago

Jaga Reputasi di Tengah Gempuran AI, BRI Gembleng Humas Daerah di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Satu isu lokal di daerah bisa meledak menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan…

1 hari ago

Disambangi Bappenas, Pelindo Beberkan Jurus Tekan Biaya Logistik dari Tanjung Perak

INVESTORJATIM.COM – Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dan 2028 tidak disusun dari balik meja di…

1 hari ago