TPS Borong Dua Penghargaan di Ajang Pelindo Innovation Award 2025

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) di ajang Pelindo Innovation Award 2024-2025 meraih penghargaan Implemented Innovation untuk Efisiensi BBM Berbasis Inverter (EBBI) dan Third Runner Up untuk Accelerated Leadership Program for Pelabuhan Indonesia (ALPI). Foto: TPS

SURABAYA, Investor Jatim – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), memborong dua penghargaan sekaligus pada ajang Pelindo Innovation Award 2025 di Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Perusahaan TPS Erika Asih Palupi menyatakan bahwa ajang Pelindo Innovation Award 2025 diikuti oleh seluruh insan Pelindo Group baik Subholding maupun anak perusahaan tersebut.

“TPS meraih dua penghargaan, yakni kategori Implemented Innovation untuk Efisiensi BBM Berbasis Inverter (EBBI) dan Third Runner Up untuk Accelerated Leadership Program for Pelabuhan Indonesia (ALPI),” kata kata Erika di sela acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Surabaya, Senin (02/06/2025).

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Strategi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Prasetyo kepada perwakilan TPS yang hadir dalam acara tersebut, yakni Aris Setya Yuwana, Vice President RTG untuk penghargaan Implemented Innovation tentang EBBI dan Arif Rohman Hakim, Senior Vice President Perencanaan dan Persediaan, untuk rekognisi Third Runner Up ALPI.

Erika lebih lanjut mengungkapkan, TPS telah menerapkan EBBI dalam satu tahun terakhir. Inovasi EBBI diciptakan sebagai inisiatif efisiensi pada penggunaan BBM. Sebelum EBBI diimplementasikan di TPS, sebanyak 672 liter BBM setiap bulan harus dikonsumsi pada saat kondisi Rubber Tyred Gantry (RTG) dalam keadaan stand by.

Mesin pada RTG tetap dalam kondisi stand by meskipun sedang tidak sedang melakukan layanan. Hal tersebut dilakukan karena start engine memerlukan waktu yang akan berpengaruh pada kinerja layanan, serta untuk menjaga kenyamanan operator yang bekerja dalam cabin RTG, dalam hal ini adalah mempertahankan kesejukan suhu udara dalam cabin RTG.

EBBI dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan BBM saat RTG dalam stand by mode sehingga dapat menghemat konsumsi BBM secara signifikan (672 liter BBM/bulan). EBBI memastikan engine saat stand by mode atau menunggu muatan tetap dapat menjaga fungsi kontrol PLC, perangkat operasi seperti Vehicle Mounted Terminal (VMT), radio komunikasi termasuk Air Conditioner tetap hidup, sehingga dapat menghemat pemakaian BBM sekaligus menjamin kenyamanan operator.

Selanjutnya inovasi teknologi ini dilanjutkan dengan program elektrifikasi RTG yang sepenuhnya lebih efisien dan ramah lingkungan. Tim EBBI beranggotakan 4 orang yaitu Aris Setya Yuwana (VP RTG), Zeffry Bagus Pramestha (Superintenden RTG), Agus Triyono (Supervisi RTG) dan Yacub Subiyakto (Mekanik).

Sedangkan ALPI (Accelerated Leadership Program Indonesia) merupakan program akselerasi kepemimpinan yang dirancang untuk membentuk calon-calon pemimpin masa depan di lingkungan Pelindo Group. Program ini ditujukan bagi Pekerja yang menjabat sebagai Senior Vice President (BOD-1) dan Vice President (BOD-2), dengan batas usia maksimal 45 tahun untuk SVP dan 40 tahun untuk VP.

Dari TPS, dua orang terpilih untuk mengikuti ALPI pada level Madya, yaitu Arif Rohman Hakim (SVP Perencanaan dan Persediaan) dan Didik Kurniawan (SVP Perencanaan Operasi dan Proses Bisnis).

Salah satu agenda dalam ALPI adalah kompetisi inovasi berbasis tim, yang diikuti oleh 61 peserta dan dibagi ke dalam 20 grup. Dalam kompetisi tersebut, tim yang digawangi oleh Arif Rohman Hakim berhasil meraih posisi Third Runner Up.

Erika Asih Palupi, menyampaikan TPS bersyukur dan bangga bahwa TPS berhasil meraih 2 penghargaan tersebut. Rekognisi ini tentu akan menambah motivasi Pekerja TPS untuk terus berkarya dan berkontibusi kepada korporasi, bangsa dan negara.

Selain rekognisi Pelindo Innovation Award, sepanjang semester awal tahun 2025 ini TPS meraih beberapa penghargaan, diantaranya Anak Perusahaan Terbaik pada Pelindo Forum 2025 Award, Juara I Apresiasi Upaya Risiko SPTP, Juara III Improvement Implementation Risiko SPTP, Bronze Winner Kontribusi Pemberitaan SPTP serta Penghargaan Gold Indonesia Regulatory Compliance Award (IRCA) 2025 yang diselenggarakan oleh Hukumonline.

“TPS akan terus melakukan inovasi guna meningkatkan layanan kepada pengguna jasa. TPS pada caturwulan pertama 2025 melayani arus peti kemas impor sebesar 244.874 TEUs dan peti kemas ekspor 231.134 TEUs, meningkat 3,14% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024,” pungkas Erika. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

TPS Perkuat “Benteng” Tata Kelola, Siapkan SDM Hadapi Risiko Bisnis yang Kian Kompleks

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tekanan industri logistik yang semakin kompetitif dan penuh ketidakpastian, isu tata…

22 jam ago

Harga Terjangkau, Pertamina Gelar Pasar Murah untuk Tekan Inflasi di Jember

INVESTORJATIM.COM - Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat komitmen sosialnya dengan menggelar program…

23 jam ago

Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Menguat, Cek Rincian Harga per 16 April 2026

INVESTORJATIM.COM - Harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 yang dipasarkan melalui Pegadaian mengalami kenaikan…

1 hari ago

Lari Sambil Selamatkan Satwa: Ajang “Run for Animals 2026” Gaet Publik Lewat Cara Tak Biasa

INVESTORJATIM.COM – Indonesia tak pernah kekurangan agenda pelestarian alam. Namun di tengah derasnya tren gaya…

2 hari ago

Demam Padel hingga Hyrox Meledak, Blibli Tancap Gas Obral Gear Olahraga

INVESTORJATIM.COM – Lonjakan tren gaya hidup aktif yang kian menguat, terutama di kalangan generasi muda,…

2 hari ago

Geopolitik Memanas, PLN Nusantara Power Ngebut Transisi Energi dan Kunci Keandalan Listrik

INVESTORJATIM.COM – Di tengah bara ketegangan geopolitik global yang terus menyala dan mengguncang rantai pasok…

2 hari ago