TPK Nilam Catat Kenaikan Arus Petikemas 10% di Semester I-2025

TPK Nilam, salah satu terminal petikemas yang dikelola oleh PT Terminal Teluk Lamong (TTL), pada Semester I-2025 mencatatkan arus petikemas sebanyak 224.402 TEUs atau meningkat 10% dibandingkan dengan arus petikemas pada yang sama tahun 2024 sebesar 204.667 TEU. Foto: TTL

SURABAYA, Investor Jatim – TPK Nilam, salah satu terminal petikemas yang dikelola oleh PT Terminal Teluk Lamong (TTL), pada Semester I-2025 mencatatkan arus petikemas sebanyak 224.402 TEUs atau meningkat 10% dibandingkan dengan arus petikemas pada yang sama tahun 2024 sebesar 204.667 TEU.

Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, menyampaikan bahwa peningkatan arus petikemas tersebut salah satunya dipengaruhi oleh meningkatnya arus petikemas kosong (empty) yang berasal dari Samarinda, Banjarmasin dan Makassar.

“Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan permintaan petikemas kosong untuk membawa barang keluar dari Surabaya ataupun Jawa Timur,” ujar Retno, Jumat (18/07/2025).

Asal tahu, sejak tahun 2022, Propinsi Jawa Timur telah memiliki misi dagang dan investasi dengan berbagai propinsi di Indonesia, termasuk dengan Propinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Adapun komoditas yang ditransaksikan yakni sawit, kayu, sarang walet, semen, beras, susu, hasil pertanian dan kebutuhan pokok lainnya.

Di sisi lain, penambahan kapal adhoc di TPK Nilam juga menjadi penyumbang terbesar naiknya kinerja di Semester I-2025, tercatat 29 kapal adhoc dari pelayaran Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), Meratus Line, Caraka Tirta Perkas (CTP), dan Tanto Intim Lines. Hal ini juga menunjukkan adanya kolaborasi yang semakin kuat antara terminal dengan pengguna jasa.

Tidak kalah penting, layanan dan komersial yang unggul yang diterapkan oleh TPK Nilam juga ikut andil dalam peningkatan tersebut. Peningkatan layanan ini merupakan buah dari kegiatan one on one meeting penyampaian dan diskusi atas capaian kinerja baik dari sisi terminal maupun pengguna jasa serta saran masukan perbaikan pelayanan sebagai salah satu langkah engagement untuk meningkatkan kepercayaan pengguna jasa ke terminal serta menggali kebutuhan pengguna jasa untuk dapat difasilitasi.

Retno menambahkan, pihaknya akan terus memberikan layanan operasi dan komersial yang prima kepada pengguna jasa.

“Suara dari pengguna jasa akan selalu kami dengar untuk berbenah lebih baik dan hasil yang telah dicapai TPK Nilam hingga Juni 2025 ini merupakan hasil kolaborasi kerjasama yang baik antara terminal dengan pengguna jasa serta stakeholder bidang kepelabuhan lainnya,” tutup Retno. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

Bank Jatim Perluas Layanan Remitansi PMI, Gandeng PCI Muslimat NU Hong Kong untuk Perkuat Inklusi Keuangan

INVESTORJATIM.COM - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat layanan keuangan…

3 jam ago

Suzuki Bidik Pangsa Pasar Medium SUV Jatim Tembus 20%, XL7 Baru Andalkan 21 Pembaruan

INVESTORJATIM.COM – PT United Motors Centre (UMC) meluncurkan Suzuki XL7 terbaru di Jawa Timur bersamaan…

8 jam ago

PGN Bojonegoro Dorong UMKM Beralih ke Gas Bumi, Tekan Biaya Operasional dan Tingkatkan Daya Saing

INVESTORJATIM.COM — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro terus memperkuat upaya mendorong…

19 jam ago

Prabowo Minta Kampus Gandeng PT PAL, Industri Perkapalan Nasional Bersiap Naik Kelas

INVESTORJATIM.COM – Arahan Presiden Prabowo Subianto agar perguruan tinggi memperkuat kolaborasi dengan industri strategis menjadi…

23 jam ago

Listrik RI Terancam Makin Rentan, Guru Besar ITS Tawarkan Jurus Agar Jaringan Tak Mudah Kolaps

INVESTORJATIM.COM – Percepatan transisi menuju energi baru terbarukan (EBT) bukan hanya menghadirkan peluang menuju energi…

1 hari ago

Jangan Terkecoh Tubuh Langsing! PERKI Ungkap Risiko Kolesterol Tinggi Bisa Mengintai Siapa Saja

INVESTORJATIM.COM – Tubuh langsing kerap dianggap identik dengan kondisi kesehatan yang prima. Namun, anggapan tersebut…

1 hari ago