SAPMA PP Jatim Serukan Tidak Boleh Ada Lagi Kasus Penahanan Ijazah Siswa di Jatim

Ketua Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Jawa Timur Arderio Hukom. Foto: Ist

SURABAYA, Investorjatim – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Jawa Timur menyerukan tidak boleh ada lagi kasus penahanan ijazah siswa oleh sekolah-sekolah di Jawa Timur.

Ketua PW SAPMA PP Jawa Timur Arderio Hukom menegaskan, penahanan ijazah siswa oleh sekolah memiliki potensi mal-administrasi yang cukup tinggi, karena di dalamnya rawan dugaan penekanan hingga pemerasan dan penyalahgunaan wewenang atau bahkan dokumen.

“Maka, penahanan ijazah yang masih kerap terjadi tidak boleh ada dan terulang lagi di Jawa Timur, apapun alasan dan latar belakangnya,” ungkap Arderio.

Lebih lanjut Arderio menjelaskan, PW SAPMA PP Jawa Timur menyayangkan dunia pendidikan di Jawa Timur akhir-akhir ini masih tidak jauh dari isu dan persoalan penahanan ijazah siswa oleh sekolah yang disebabkan oleh beberapa hal. Antara lain semisal masih memiliki hutang atau tunggakan ke sekolah, atau hal lain yang membuat sekolah atau institusi pendidikan sejenis melakukan penahanan terhadap ijazah siswa yang bersangkutan dan baru bisa ditebus setelah siswa tersebut menyelesaikan hutang atau tunggakannya.

“Tentu, hal ini ironis dan sangat disayangkan, apalagi data yang dicatat oleh Komisi Nasional Pendidikan, setidaknya terdapat 400 ijazah siswa atau siswi sekolah di Jawa Timur yang masih ditahan sekolah dan dari 400 kasus penahanan ijazah tersebut rata-rata disebabkan oleh siswa yang belum bias menyelesaikan tunggakan atau hutang ke sekolah dengan jumlah yang bervariatif, mulai 1,5 juta sampai dengan 8 juta rupiah per siswa,” beber Arderio.

Oleh karena itu, sambung dia, PW SAPMA PP Jawa Timur mendukung kebijakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang telah menginstruksikan agar sekolah di seluruh Jawa Timur tidak lagi melakukan penahanan terhadap ijazah siswa.

“Penahanan ijazah siswa oleh sekolah tidak boleh lagi terjadi,” tandas Arderio.

Ditambahkan, ijazah merupakan dokumen negara yang menjadi hak siswa setelah mereka lulus atau menyelesaikan jenjang pendidikannya, maka ijazah merupakan hak dan harus diberikan tanpa ada alas an maupun latar-belakang apapun.

Selain itu, penyerahan ijazah dilakukan tanpa ada pungutan atau tambahan biaya lain-lain, maka bila perlu, pihak sekolah mendistribusikan atau mengantarkan langsung dokumen ijazah ke rumah siswa agar dipastikan dokumen negara tersebut sampai dan tepat sasaran.

“Kami mendukung instruksi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk tidak melakukan penahanan ijazah bagi seluruh sekolah di Jawa Timur,” kata Arderio.

Tak sampai di situ, PW SAPMA PP Jawa Timur juga telah menginstruksikan kepada seluruh PC SAPMA Kabupaten dan Kota seluruh Jawa Timur untuk mengawal instruksi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur tersebut, memastikan tidak ada sekolah diwilayahnya yang masih melakukan praktek penahanan ijazah serta berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan wilayah setempat bila menemukan praktik tersebut masih berlangsung.

“Kami ingin dunia pendidikan di Jawa Timur bersih dan lepas dari jeratan permasalahan yang merugikan siswa,” tegas Arderio. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

Bukan Sekadar Lari, 75 Pelari Surabaya Pemanasan untuk Gerakan Amal Pendidikan Terbesar di Jatim

INVESTORJATIM.COM – Tren lari yang kini jadi gaya hidup anak muda Surabaya dimanfaatkan Baitul Maal…

19 jam ago

Emil Dardak Dorong Organisasi Kemasyarakatan Perkuat Ekonomi dan Pembangunan Jatim

INVESTORJATIM.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong organisasi kekerabatan dan kemasyarakatan memperkuat…

23 jam ago

Hidrogen, Energi Bersih yang Bisa Memperkuat Daya Saing Indonesia

INVESTORJATIM.COM – Pengembangan energi bersih bukan hanya soal mengurangi emisi, tetapi juga bagaimana Indonesia membangun…

2 hari ago

Generali Buka Kantor Keagenan Baru di Tangsel Kejar Pasar Asuransi yang Masih Jomplang

INVESTORJATIM.COM – Di saat literasi asuransi masih 45% dan inklusi baru 28%, PT Asuransi Jiwa…

2 hari ago

Pelabuhan Tanjung Perak Disiapkan Jadi Simpul Logistik Nasional, TPS Tampilkan Jurus Antimacet

    INVESTORJATIM.COM – Wacana Zero ODOL 2027 dan kemacetan truk logistik di jalan raya…

2 hari ago

Bukan Cuma Bikin Kapal Perang, PT PAL Juga Urus Pendidikan Anak di Ujung Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Jika biasanya dikenal sebagai produsen kapal perang dan kapal selam, PT PAL Indonesia…

2 hari ago