Categories: Indeks

Proyek Molor Bikin Nilai Aset Susut, Pengembang Diminta Tinggalkan Cara Manual

INVESTORJATIM.COM – Keterlambatan proyek konstruksi kini tak lagi sekadar persoalan teknis di lapangan. Di tengah persaingan sektor properti komersial yang makin ketat, proyek yang molor dan membengkak biayanya dinilai dapat langsung menggerus nilai aset hingga menurunkan kepercayaan investor.

Colliers Indonesia menilai tantangan terbesar pengembang saat ini bukan lagi hanya soal desain maupun lokasi proyek, melainkan kemampuan mengelola proyek secara efektif, transparan, dan tepat waktu.

Head of Project Management Colliers Indonesia, Rahmat Daresa Alam, mengatakan proyek kini semakin diukur dari kualitas eksekusi di lapangan, mulai dari ketepatan waktu, pengendalian biaya, hingga akuntabilitas proses.

“Pengembang dan pemilik aset perlu mulai mengadopsi sistem manajemen konstruksi dan manajemen proyek berbasis digital untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan dan pengawasan proyek,” ujarnya Jumat (15/5/2026).

Menurut Colliers, banyak proyek konstruksi di Indonesia masih bergantung pada alur kerja manual, proses persetujuan berbasis dokumen fisik, hingga pelaporan yang lambat. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama terhambatnya pelaksanaan proyek.

Dalam riset bertajuk Traditional to Digital Project Management: Streamlined Workflows, Real-time Monitoring, Better Outcomes, Colliers melihat adanya kesenjangan yang semakin lebar antara kompleksitas proyek properti modern dan sistem pengelolaan proyek yang masih konvensional.

Sejumlah persoalan yang kerap muncul antara lain keterlambatan mendeteksi pembengkakan biaya, lambatnya proses persetujuan, hingga terbatasnya visibilitas terhadap progres proyek di lapangan.

Colliers menilai penggunaan perangkat lunak manajemen proyek dapat membantu menyatukan dokumentasi, persetujuan, dan pelaporan dalam satu sistem terintegrasi. Dengan begitu, pengembang dapat memantau anggaran, jadwal, dan pengambilan keputusan secara real time.

Namun demikian, digitalisasi disebut tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Implementasi juga membutuhkan kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang jelas, serta dukungan tim manajemen proyek yang berpengalaman agar sistem dapat berjalan efektif dan sesuai target proyek.

Bagi pengembang maupun pemilik aset, dampak proyek yang terlambat dinilai jauh lebih besar dibanding sekadar efisiensi konstruksi. Keterlambatan proyek berpotensi memengaruhi strategi penyewaan, nilai aset jangka panjang, hingga persepsi investor terhadap proyek tersebut.

Di tengah sektor properti komersial yang semakin kompetitif dan teregulasi, peralihan dari manajemen proyek tradisional menuju sistem digital kini mulai dipandang sebagai kebutuhan strategis, bukan lagi sekadar tren industri. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Insinyur RI Lolos Kualifikasi Global, PT PAL Siap Mulai Produksi Kapal Selam Scorpène

INVESTORJATIM.COM – Upaya Indonesia membangun kemandirian industri pertahanan memasuki babak baru. Kemampuan insinyur nasional kini…

6 jam ago

Mengintip Dapur Pembuatan Kapal Selam Scorpène di Surabaya, Langkah PT PAL Menuju Kemandirian Industri Pertahanan

INVESTORJATIM.COM – Suara mesin dan aktivitas para engineer menyambut rombongan jurnalis yang memasuki kawasan galangan…

6 jam ago

Kemendag Genjot Partisipasi Jatim di Trade Expo Indonesia 2026, Transaksi Dibidik Naik 10%

INVESTORJATIM.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha di Jawa Timur mengambil peran lebih besar…

13 jam ago

CNG Merah Putih Jadi Pengganti LPG 3 Kg, Harga Tetap Disubsidi Pemerintah

INVESTORJATIM.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mematangkan langkah strategis untuk menguji…

19 jam ago

Jalan Bendungan–Rejosari Pasuruan Akhirnya Diperbaiki Setelah 16 Tahun, Dukung Distribusi Hasil Pertanian

INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi…

20 jam ago

Petrokimia Gresik Lepas 50 Taruna Makmur Batch IX, Siapkan SDM Pertanian untuk Dukung Swasembada Pangan

INVESTORJATIM.COM - PT Petrokimia Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian nasional melalui…

1 hari ago