Penyerahan Penghargaan Proper HIJAU oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, Rabu (8/1) di Jakarta.Siti Nurbaya Bakar kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, Rabu (8/1) di Jakarta.Bakar kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, Rabu (8/1) di Jakarta.Foto:Istimewa
JAKARTA-Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, berhasil meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, Rabu (8/1) di Jakarta.
Rahmad menyatakan bahwa hal ini akan menjadi modal Petrokimia Gresik untuk melangkah mencapai PROPER Emas. Seperti diketahui, untuk meraih PROPER Emas, sebuah perusahaan harus mendapat predikat Proper HIJAU tiga kali berturut-turut terlebih dahulu.
“Kami bertekad untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan hingga mampu memperoleh kategori tertinggi atau PROPER Emas,” kata Rahmad.
Penghargaan PROPER Hijau, lanjut Rahmad, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik (TBPG) untuk menjadi perusahaan berwawasan lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan. Hal ini penting mengingat Petrokimia Gresik terus mengembangkan diri, dimana hingga kini memiliki kapasitas produksi pupuk dan non-pupuk sebesar 8,9 juta ton per tahun.
“Karena asa kami adalah sebagai perusahaan penyedia pelayanan lengkap pertanian atau solusi bagi sektor agroindustri di Indonesia,” ujar Rahmad.
PROPER merupakan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh KLHK. Program ini bertujuan untuk mendorong perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui instrumen insentif atau penyebarluasan reputasi perusahaan dengan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik berlabel BIRU, HIJAU dan EMAS. Serta reputasi kinerja buruk dalam pengelolaan lingkungan dengan label MERAH dan HITAM.
Disamping penilaian terhadap penataan peraturan, evaluasi juga dilakukan terhadap sejauh mana perusahaan memberikan nilai tambah terhadap konservasi sumber daya alam, konservasi energi dan pengembangan masyarakat.
“Pada penilaian PROPER periode 2018-2019 ini, Petrokimia Gresik memperoleh Peringkat HIJAU bersama dengan 174 perusahaan dari 2.045 perusahaan yg dilakukan penilaian,” jelas Rahmad.
Pengharagaan tersebut, lanjutnya, membuktikan bahwa pengelolaan lingkungan dan kegiatan produksi di Petrokimia Gresik sudah berjalan dengan baik dan efisien, serta perusahaan dapat memberikan manfaat terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar.
Bagi Petrokimia Gresik, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan daya saing. Karena komitmen terhadap lingkungan sudah menjadi tuntutan seiring dengan semakin tingginya kepedulian pasar akan kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
“Kepedulian terhadap lingkungan adalah salah satu instrumen untuk mengantarkan Petrokimia Gresik menjadi market leader dan dominant player untuk mendukung sektor agroindustri,” tutup Rahmad.(NR)
INVESTORJATIM.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penguatan perlindungan tenaga kerja melalui peresmian…
INVESTORJATIM.COM – Kualitas udara di Kota Surabaya menjadi sorotan di tengah cuaca panas yang masih…
INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada Jumat,…
INVESTORJATIM.COM – Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dalam meningkatkan kualitas layanan membuahkan hasil positif.…
INVESTORJATIM.COM – PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS; HKEX: 6228) akan mengakselerasi Proyek Pani…
INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di…