Pelindo Bersih, Ciptakan Lingkungan Kerja Bebas dari Fraud di Terminal Teluk Lamong

PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menjaga komitmennya terhadap penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/ GCG), dalam setiap aspek pengelolaan perusahaan. Foto: TTL

SURABAYA, Investor Jatim – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menjaga komitmennya terhadap penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/ GCG), dalam setiap aspek pengelolaan perusahaan. Salah satunya memastikan implementasi Whistle Blowing System (WBS) melalui kanal Pelindo Bersih, program PT Pelabuhan Indonesia (Persero), induk perusahaan TTL.

Penerapan Pelindo Bersih merupakan salah satu upaya perusahaan untuk mewujudkan tempat kerja yang bersih dari tindakan curang, korupsi, dan pemerasan. Pelindo Bersih menjadi sarana pelaporan pelanggaran yang dapat digunakan oleh Insan TTL dan stakeholders untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bebas dari tindakan fraud.

“Pelindo Bersih bertujuan untuk menumbuhkan awareness seluruh pihak atas dugaan pelanggaran di lingkungan Pelindo Grup sebagai bagian dari internal control dan early warning system korporasi,” ujar Syaiful Anam, Corporate Secretary PT Terminal Teluk Lamong, Selasa (26/08/2025).

Pelindo Bersih merupakan sistem yang digunakan oleh perusahaan untuk menerima, mengelola, dan menindaklanjuti informasi yang disampaikan oleh pelapor mengenai dugaan praktik pelanggaran yang terjadi di lingkungan TTL. Foto: TTL

Jenis-jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui Pelindo Bersih meliputi antara lain tindakan curang (tidak adil), korupsi, pencurian, pelanggaran kebijakan dan peraturan perusahaan, benturan kepentingan, penyuapan/gratifikasi, penipuan, pemerasan, dan penggelapan.

Berbagai kegiatan juga dilakukan di TTL, di antaranya sosialisasi dan survey pemahaman kepada seluruh pegawai, pemasangan poster, hingga sosialisasi di media sosial melalui konten-konten yang interaktif.

TTL juga melaksanakan kegiatan sharing session Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mulai berlaku secara efektif tiga tahun setelah diundangkan yaitu pada tanggal 2 Januari 2026. Kegiatan sharing session akan dilaksanakan bersama dengan Tim Kejaksanaan Negeri Tanjung Perak. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

Emil Dardak Luncurkan HAJI C-AIRRe 2026, Percepat Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI di Jawa Timur

INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempercepat transformasi digital sektor kesehatan melalui peluncuran Ekosistem Teknologi…

16 jam ago

Realisasi Investasi RI Triwulan II 2026 Capai Rp511,8 Triliun, Hong Kong Geser Singapura sebagai Investor Terbesar

INVESTORJATIM.COM — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani melaporkan…

18 jam ago

PAL dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Maritim, Bidik Efisiensi Armada Penopang Distribusi Energi

INVESTORJATIM.COM – Upaya memperkuat rantai pasok energi nasional melalui kolaborasi antar-BUMN kembali mendapat penguatan. PT…

18 jam ago

PLN Nusantara Power Pacu Transisi Energi, Produksi Listrik Hijau Tembus 490,5 GWh pada Semester I 2026

INVESTORJATIM.COM – Upaya mempercepat transisi energi nasional mulai menunjukkan hasil yang kian nyata. Di tengah…

20 jam ago

FIFGROUP Perkuat Pembinaan UMKM, Salurkan Dana Bergulir Rp1,88 Miliar untuk 524 Pelaku Usaha

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tantangan akses permodalan yang masih dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan…

21 jam ago

Blibli Gelar Salebration 15 Tahun, Hadirkan Promo Bertema Harian hingga Akhir Juli

INVESTORJATIM.COM – Platform e-commerce Blibli menggelar program Salebration 15 Tahun pada 17–28 Juli 2026 dengan…

1 hari ago