Pasar Lahan Industri Tetap Solid, Ekspansi Bergeser ke Koridor Timur Jakarta Raya

Serapan Lahan Industri Kuartal III Capai 74,54 Hektare, Ekspansi Bergeser ke Koridor Timur. Lahan Bekasi Kian Langka, Karawang–Subang Jadi Tujuan Ekspansi Industri 2025. (Istimewa)

JAKARTA, INVESTORJATIM – Pasar lahan industri Indonesia mencatat kinerja positif pada kuartal III/2025, dengan tingkat serapan mencapai 74,54 hektare. Angka ini membuat total volume tahun berjalan hampir menyamai capaian sepanjang tahun sebelumnya.

Kelangkaan lahan di Bekasi dan meningkatnya permintaan mendorong pergeseran ekspansi industri ke arah timur, terutama menuju Karawang, Purwakarta, dan Subang. Ketiga kawasan tersebut menawarkan cadangan lahan yang lebih luas serta didukung oleh infrastruktur yang terus berkembang.

Ferry Salanto, Head of Research Services, mengatakan tren positif ini ditopang oleh permintaan yang semakin beragam serta momentum kuat dari sektor kendaraan listrik (EV) dan pengembangan Standard Factory Building (SFB).

“Pasar diproyeksikan terus tumbuh hingga akhir tahun, didukung strategi kawasan industri yang kini banyak mengembangkan SFB sebagai solusi plug-and-play yang fleksibel, modular, dan berbasis digital,” ujar Ferry, dalam keterangan resmi Jumat (14/11/2025)

Menurutnya, pengembangan SFB menjadi strategi utama untuk meningkatkan monetisasi lahan sekaligus menjawab kebutuhan operasional yang cepat. Ia menambahkan, pemulihan pascakerusuhan berlangsung cepat, menjaga optimisme pelaku industri menuju 2026.

Dari sisi harga, lahan industri di wilayah Jakarta Raya mengalami koreksi, terutama akibat pelemahan nilai tukar Rupiah. Namun, area inti seperti Bekasi dan Karawang masih mencatat stabilitas harga. Sementara itu, Purwakarta dan Subang menawarkan harga yang lebih kompetitif dengan potensi pertumbuhan tinggi, seiring ekspansi sektor otomotif, kendaraan listrik, dan logistik yang ditopang oleh peningkatan infrastruktur.

Pergeseran Pusat Pertumbuhan

Ketersediaan lahan di Bekasi semakin terbatas, mendorong pelaku industri mencari alternatif ke timur Jakarta Raya.

Karawang tetap menjadi lokasi ekspansi utama berkat basis manufaktur yang kuat, khususnya di sektor otomotif dan elektronik.

Purwakarta dan Subang tumbuh sebagai pusat industri baru, dengan Subang menunjukkan momentum paling kuat berkat beroperasinya Pelabuhan Patimban serta konektivitas jalan tol yang makin solid.

Permintaan Tetap Solid

Permintaan lahan industri pada kuartal III/2025 tetap kuat, didorong sektor otomotif, kendaraan listrik, logistik, dan rantai pasok. Pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan juga terus memperkuat prospek permintaan di masa mendatang.

Investor asal Tiongkok masih menjadi pemain penting di pasar lahan industri Indonesia. Aktivitas kawasan dan volume produksi tahunan menunjukkan peningkatan, menandakan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang Indonesia yang tetap tinggi.

Secara keseluruhan, prospek investasi Indonesia dinilai tetap positif. Optimisme menuju 2026 terus menguat seiring dengan ekspansi industri, komitmen pemerintah terhadap penguatan sektor manufaktur, dan stabilitas keamanan nasional. (ONNY ASMARA)

REDAKSI

Recent Posts

DPS Konferensi PWI Jatim XVI Ditetapkan, 362 Anggota Berhak Memilih

INVESTORJATIM.COM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur tengah mempersiapkan pelaksanaan Konferensi PWI Jatim XVI…

3 jam ago

Diperpanjang, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Indosat, Kebut Transformasi Jadi AI TechCo

INVESTORJATIM.COM – RUPS Luar Biasa PT Indosat Tbk (IDX: ISAT) resmi memperpanjang masa jabatan President…

3 jam ago

TPS Gelar Safety Stand Down Cegah Zero Accident

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Stand Down di Ruang Toba TPS,…

4 jam ago

Khofifah Beri Keringanan Pajak Kendaraan, Jatim Kejar Potensi Penerimaan Rp272,2 Miliar

INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan kebijakan pembebasan dan keringanan pajak daerah bagi…

5 jam ago

Siap Diproduksi Massal, ITS Rancang Pabrik Modular Asbuton 20.000 Ton per Tahun

INVESTORJATIM.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meresmikan Laboratorium Teknologi Aspal Buton Berkelanjutan, satu-satunya di…

18 jam ago

Jembatan Cabean Gresik Dibangun Lewat CSR, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Warga

INVESTORJATIM.COM — Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan Jembatan Cabean di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah,…

20 jam ago