Categories: FinanceIndeks

OJK Jatuhkan Sanksi ke Repower Asia dan Multi Makmur Lemindo, Denda Tembus Miliaran Rupiah

JAKARTA, INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif dan perintah tertulis kepada PT Repower Asia Indonesia Tbk dan PT Multi Makmur Lemindo Tbk, serta sejumlah pihak terkait, atas pelanggaran ketentuan di bidang pasar modal. Penetapan sanksi dilakukan pada 6 Februari 2026 setelah OJK merampungkan pemeriksaan.

Langkah ini menjadi bagian dari penegakan hukum OJK guna menjaga integritas pasar modal dan melindungi kepercayaan investor.

Pelanggaran Repower Asia

OJK menilai PT Repower Asia Indonesia Tbk melanggar ketentuan transaksi material terkait penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO). Perseroan didenda Rp925 juta atas transaksi jual beli tanah di Tangerang pada Februari 2024 yang nilainya melebihi 20% ekuitas tanpa melalui prosedur transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK.

Selain itu, Direktur Utama Repower Asia periode 2024, Aulia Firdaus, dikenai denda Rp240 juta karena dinilai tidak menjalankan prinsip kehati-hatian dalam pengurusan perusahaan sehingga menyebabkan pelanggaran regulasi pasar modal.

Dalam proses IPO Repower Asia, OJK juga menjatuhkan sanksi kepada PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku penjamin emisi. Perusahaan tersebut dikenai denda Rp250 juta, pembekuan izin usaha sebagai penjamin emisi efek selama satu tahun, serta perintah tertulis untuk memperbarui dokumen pembukaan rekening efek. OJK menilai terdapat pelanggaran prosedur customer due diligence dan penggunaan informasi yang tidak benar dalam proses penjatahan saham.

Tak hanya itu, Direktur PT UOB Kay Hian Sekuritas periode 2018–2020, Yacinta Fabiana Tjang, dikenai denda Rp30 juta dan larangan beraktivitas di pasar modal selama tiga tahun. Sementara UOB Kay Hian Pte. Ltd. turut didenda Rp125 juta karena perannya dalam pelanggaran penjatahan saham IPO Repower Asia.

Kasus Multi Makmur Lemindo

Dalam perkara terpisah, OJK menjatuhkan sanksi kepada PT Multi Makmur Lemindo Tbk terkait penyajian Laporan Keuangan Tahunan 2023. Perseroan didenda Rp1,85 miliar karena pengakuan aset dari dana IPO yang tidak didukung bukti transaksi memadai.

Empat direksi perseroan periode 2023—Junaedi, Imanuel Kevin Mayola, Hendri Saputra, dan Airlangga—dikenai denda Rp3,36 miliar secara tanggung renteng atas kesalahan penyajian laporan keuangan. Selain itu, Junaedi selaku Direktur Utama juga dijatuhi larangan beraktivitas di pasar modal selama lima tahun.

OJK turut menjatuhkan sanksi pembekuan Surat Tanda Terdaftar selama dua tahun kepada Agung Dwi Pramono, auditor laporan keuangan 2023 Multi Makmur Lemindo, karena tidak menerapkan standar profesional audit sesuai ketentuan.

Efek Jera

OJK menegaskan pengenaan sanksi ini merupakan bentuk ketegasan regulator dalam menindak pelanggaran pasar modal. Ke depan, OJK akan terus memperkuat penegakan hukum untuk menciptakan efek jera dan memastikan pasar modal Indonesia berjalan secara teratur, wajar, efisien, dan berintegritas. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

OJK Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah 2026, Siapkan Tiga Strategi Utama

INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan tiga strategi utama untuk memperkuat literasi dan inklusi…

3 jam ago

KKIP Kawal Proyek Strategis PT PAL, Dorong Lompatan Kemandirian Industri Pertahanan Maritim

INVESTORJATIM.COM — Upaya mempercepat kemandirian industri pertahanan nasional terus diperkuat. Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP)…

7 jam ago

UNAIR Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot, Perkuat Pemberdayaan Kawasan Transmigrasi di Papua hingga Gorontalo

INVESTORJATIM.COM — Universitas Airlangga (UNAIR) resmi melepas 25 Tim Ekspedisi Patriot (TEP) untuk menjalankan program…

1 hari ago

Hotel Bintang Tiga Kian Kompetitif, @HOM Simpang Lima Semarang Andalkan Lokasi Strategis dan Layanan untuk Jaga Daya Saing

INVESTORJATIM.COM — Persaingan industri perhotelan di Kota Semarang semakin ketat seiring meningkatnya aktivitas bisnis, wisata,…

1 hari ago

Tak Hanya Menambang Emas, Pani Investasi pada SDM Lewat Kelas Inspirasi bagi Ratusan Pelajar Pohuwato

INVESTORJATIM.COM — Di tengah kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang semakin kompetitif, investasi pada…

1 hari ago

Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Buktikan Budaya Lokal Mampu Tembus Pasar Global

INVESTORJATIM.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026…

2 hari ago