Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Muhammad Madyan, SE., M.Si., M.Fin., secara simbolis melepas anggota Tim Ekspedisi Patriot UNAIR yang akan menjalankan program pemberdayaan masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi yang berdampak. (Foto: Humas UNAIR)
INVESTORJATIM.COM — Universitas Airlangga (UNAIR) resmi melepas 25 Tim Ekspedisi Patriot (TEP) untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi di Indonesia. Program hasil kolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia tersebut menjadi bagian dari penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui riset, inovasi, dan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot digelar di Gedung Rektorat UNAIR, Surabaya. Sebanyak 25 tim yang terdiri atas 25 dosen dan 125 alumni akan diterjunkan ke sejumlah kawasan transmigrasi di Prafi, Manokwari, Papua Barat, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Muhammad Madyan SE MSi MFin mengatakan program tersebut menjadi wujud komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi pembangunan kawasan transmigrasi.
“Melalui kolaborasi Universitas Airlangga dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, sebanyak 25 tim dari UNAIR yang terdiri atas 25 dosen dan 125 alumni akan mengabdi di berbagai kawasan transmigrasi di Prafi, Manokwari, Papua Barat, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo,” ujarnya dalam sambutan, Senin, 20/7/2026.
Madyan berharap seluruh peserta mampu menjalankan amanah sebagai representasi sivitas akademika UNAIR yang menjunjung tinggi nilai kolaborasi, menghormati kearifan lokal, serta menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan.
Menurutnya, Tim Ekspedisi Patriot merupakan program strategis Kementerian Transmigrasi yang melibatkan lulusan perguruan tinggi dan sivitas akademika untuk melaksanakan riset, kajian, inovasi, serta pendampingan masyarakat di kawasan transmigrasi di berbagai daerah.
“UNAIR mengerahkan kapasitas akademik, riset, dan inovasi lintas disiplin untuk menjawab solusi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi UNAIR dalam mewujudkan komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Dari total personel yang diberangkatkan, Tim Ekspedisi Patriot didukung oleh 89 alumni UNAIR dan 36 alumni non-UNAIR dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam. Keterlibatan lintas keahlian tersebut diharapkan mampu menghasilkan pendekatan pembangunan yang lebih komprehensif sesuai karakteristik masing-masing wilayah.
Dalam implementasinya, UNAIR mengusung empat pilar utama pemberdayaan masyarakat, yakni penguatan sektor ekonomi, lingkungan, budaya, dan kesehatan. Seluruh program dirancang berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat di kawasan transmigrasi dengan pendekatan multidisiplin.
Adapun strategi yang akan dijalankan meliputi penguatan pengelolaan air bersih, sanitasi, dan pengolahan sampah, advokasi penanganan konflik di kawasan transmigrasi, inkubasi bisnis dan hilirisasi produk unggulan, penguatan pemasaran produk lokal, aktivasi Puskesmas Pembantu (Pustu) beserta kader kesehatan, pengembangan desa tanggap bencana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga implementasi program Kampus Mengajar.
Melalui berbagai program tersebut, UNAIR berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat mampu mendorong terbentuknya kawasan transmigrasi yang lebih mandiri, produktif, tangguh, serta berkelanjutan. Program ini juga diharapkan menjadi model kolaborasi akademik dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah transmigrasi Indonesia.(Onny)
INVESTORJATIM.COM — Persaingan industri perhotelan di Kota Semarang semakin ketat seiring meningkatnya aktivitas bisnis, wisata,…
INVESTORJATIM.COM — Di tengah kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang semakin kompetitif, investasi pada…
INVESTORJATIM.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026…
INVESTORJATIM.COM - EXCOTEL Design Hotel Surabaya memperkuat strategi bisnis di segmen family staycation dan pemesanan…
INVESTORJATIM.COM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf…
INVESTORJATIM.COM — Potensi buah siwalan yang melimpah di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, dimanfaatkan pelaku usaha…