Categories: HeadlineIndeks

Menkeu Yakin Ekonomi Nasional Bisa Tumbuh 6 Persen pada 2026

INVESTORJATIM.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meluncurkan target ambisius untuk tahun mendatang. Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu menyentuh angka 6 persen pada tahun 2026, didorong oleh tren positif yang mulai menguat sejak akhir 2025.

Meskipun target dalam APBN dipatok pada angka 5,4 persen, Purbaya meyakini ada ruang akselerasi yang lebih besar.

“Saya pikir triwulan pertama tahun ini tren pertumbuhan yang kemarin akan terus berlangsung dan nanti akan semakin cepat di triwulan-triwulan berikutnya. Kita coba walaupun di APBN 5,4 persen ya, kita dorong ke arah 6 persen kalau bisa tahun 2026,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Momentum Pembalikan Arah Ekonomi
Optimisme ini bukan tanpa dasar. Kinerja ekonomi pada kuartal IV-2025 menunjukkan perbaikan signifikan dengan angka pertumbuhan mencapai 5,39 persen (yoy). Walaupun angka tersebut sedikit di bawah target awal pemerintah yang sebesar 5,5 persen, Purbaya menilai capaian ini adalah sinyal kuat pemulihan.

“Pada dasarnya sudah lumayan lah, kita lihat arah perbalikan ekonomi yang clear. Itu prestasi yang luar biasa,” tambahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang tahun 2025, ekonomi Indonesia secara keseluruhan tumbuh sebesar 5,11 persen (yoy). Lonjakan di kuartal terakhir tahun lalu tersebut tercatat sebagai capaian tertinggi sejak masa pandemi COVID-19.

Strategi Mencapai Target 6 Persen
Untuk memastikan mesin ekonomi tetap panas dan mencapai target 6 persen, Kemenkeu telah menyiapkan tiga langkah strategis:

Menjaga Likuiditas Pasar: Pemerintah berkomitmen memastikan ketersediaan dana di pasar agar perbankan tetap sehat dan dunia usaha mudah mengakses pembiayaan.

Percepatan Belanja Negara: Realisasi belanja akan didorong lebih cepat sejak awal tahun (front-loading) agar stimulus ekonomi segera terasa di masyarakat.

Sinergi Kebijakan: Memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal, sektor swasta, dan kebijakan moneter guna menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Dengan sinergi seluruh instrumen ekonomi, pemerintah yakin jalur pertumbuhan menuju 6 persen akan semakin solid di kuartal-kuartal mendatang. (DWE)

REDAKSI

Recent Posts

PENS Gandeng Kadin dan Swisscontact Susun Kurikulum Network Engineer Sesuai Kebutuhan Industri

INVESTORJATIM.COM — Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur,…

11 jam ago

PAL Indonesia dan BKI Perkuat Sinergi, Bidik Pengembangan Bisnis Maritim

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia dan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI memperkuat kerja…

14 jam ago

Hari Pelanggan Nasional, Generali Indonesia Perkuat Layanan Digital dan Tatap Muka

INVESTORJATIM.COM – Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum bagi PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia…

16 jam ago

Bisnis Online Makin Kompleks, Blibli Siapkan Layanan Pendampingan untuk Seller

INVESTORJATIM.COM – Pelaku usaha yang berjualan melalui platform e-commerce tidak hanya menghadapi tantangan dalam menarik…

2 hari ago

ITS Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026

INVESTORJATIM.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali meraih penghargaan di bidang kewirausahaan dan inovasi.…

2 hari ago

Bogasari Gandeng SMKN 2 Pandeglang, Dorong Siswa SMK Jadi Wirausaha Muda

INVESTORJATIM.COM – PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari menggandeng SMKN 2 Pandeglang, Banten, untuk…

2 hari ago