
INVESTORJATIM.COM – Di tengah tuntutan efisiensi dan kualitas layanan logistik yang semakin tinggi, penerapan sistem manajemen mutu menjadi salah satu kunci daya saing industri pelabuhan. Untuk memberikan gambaran nyata mengenai praktik tersebut, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan akademik mahasiswa Program Studi Statistika Bisnis, Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dalam kegiatan kuliah lapangan Mata Kuliah Manajemen Mutu, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di fasilitas operasional TPS itu bertujuan memperkenalkan implementasi sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015 di lingkungan industri kepelabuhanan. Standar internasional tersebut menjadi acuan bagi perusahaan dalam memastikan proses bisnis berjalan secara terstruktur, konsisten, berorientasi pada kepuasan pelanggan, serta mendukung perbaikan berkelanjutan.
Sebanyak 94 mahasiswa dan tiga dosen pengampu mengikuti kegiatan tersebut. Dalam kunjungan itu, peserta memperoleh kesempatan mempelajari secara langsung penerapan ISO 9001:2015, mulai dari pemahaman konteks organisasi, peran kepemimpinan, manajemen risiko, evaluasi kinerja, hingga upaya peningkatan berkelanjutan dalam layanan kepelabuhanan.
TPS sendiri telah menerapkan sistem manajemen mutu terintegrasi berbasis ISO 9001:2015 yang mencakup seluruh proses bisnis utama perusahaan. Penerapan standar tersebut meliputi layanan bongkar muat (stevedoring), receiving dan delivery, layanan Less than Container Load (LCL), hingga fasilitas pemeriksaan bea cukai dan karantina.
Untuk menjaga konsistensi kualitas layanan, TPS juga mengintegrasikan berbagai teknologi pendukung operasional. Beberapa di antaranya adalah Terminal Operating System (TOS), sistem gerbang otomatis (auto-gate system), serta digitalisasi dokumen operasional yang mendukung kelancaran proses logistik.
Selain itu, evaluasi kinerja dilakukan secara berkala guna mendorong inovasi dan peningkatan efisiensi layanan. Fokus perbaikan diarahkan pada optimalisasi waktu bongkar muat, percepatan Truck Round Time (TRT), hingga efisiensi proses pemeriksaan peti kemas.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memahami teori mengenai ISO 9001:2015, tetapi juga melihat langsung bagaimana standar manajemen mutu diterapkan dalam operasional industri yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang pengelolaan mutu dan analisis proses bisnis.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan kunjungan akademik tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperkuat sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi.
“TPS menyambut baik kunjungan mahasiswa ITS sebagai bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait penerapan sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015. Kami percaya kolaborasi antara industri dan akademisi menjadi kunci dalam mencetak talenta unggul yang memahami praktik terbaik di dunia kerja,” ujar Erika.
Dia menambahkan, TPS akan terus mengedepankan prinsip kualitas, transparansi, dan perbaikan berkelanjutan dalam setiap aspek operasional guna mendukung layanan logistik yang semakin andal dan kompetitif. (Onny)













Komentar