
JAKARTA, INVESTORJATIM – Peran perempuan kian menonjol dalam menggerakkan roda usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air. Tidak sedikit pelaku UMKM yang merintis bisnis dari lingkungan rumah, memanfaatkan aktivitas keseharian sebagai titik awal membangun usaha produktif. Di balik itu, perempuan kerap memikul tanggung jawab berlapis—mengelola keluarga sekaligus menjaga keberlangsungan bisnis.
Gambaran tersebut tercermin dalam program pembinaan UMKM yang dijalankan PT Federal International Finance (FIFGROUP). Sepanjang 2025, lebih dari separuh UMKM binaan perusahaan dikelola oleh perempuan. Dari total 629 UMKM yang berada dalam ekosistem pembinaan FIFGROUP, sebanyak 332 di antaranya dimiliki pelaku usaha perempuan. Capaian ini menegaskan posisi perempuan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga sekaligus kontributor penting bagi pertumbuhan UMKM nasional.
Dalam rangka memperingati Hari Ibu, FIFGROUP memberikan ruang apresiasi dan penguatan kapasitas bagi UMKM perempuan binaannya melalui UMKM Development Journey 2025 – Workshop IbuPreneur: Berperan dalam Usaha dan Rumah Tangga. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman, sekaligus memperkuat ketahanan usaha yang dijalankan dari skala rumah tangga.
Workshop tersebut menghadirkan Dini Mifta Pratiwi, pendiri HaiCake, sebagai narasumber utama. Pelaku UMKM asal Bogor, Jawa Barat ini berbagi perjalanan membangun usaha di tengah perannya sebagai ibu dari tiga anak. Melalui HaiCake, Dini terus menghadirkan inovasi produk mengikuti tren pasar, termasuk pengembangan cake estetik dengan konsep yang lebih sehat. Pengalaman mengelola waktu dan keterlibatan langsung dalam bisnis menjadi pembelajaran berharga bagi para peserta dari berbagai daerah.
Dini menekankan bahwa menjalani peran ganda sebagai ibu dan pengusaha memang penuh tantangan, namun dapat diatasi dengan komitmen, pengelolaan waktu, serta keberanian beradaptasi. Kisah tersebut menjadi inspirasi bahwa perempuan tetap mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan tanpa mengesampingkan peran dalam keluarga.
Upaya penguatan UMKM perempuan juga tercermin dari kisah Nina Dahnia, pemilik Narisa Nusantara, salah satu UMKM binaan FIFGROUP yang berkolaborasi dengan Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra. Merintis usaha sejak 2018, Nina mengembangkan bisnis berbasis keterampilan mengolah kulit yang diwarisi dari keluarganya. Dari skala rumahan, Narisa Nusantara tumbuh secara bertahap dengan fokus pada kualitas dan konsistensi produk.
Melalui pendampingan berkelanjutan, Narisa Nusantara kini memproduksi beragam produk berbahan kulit, mulai dari pouch, handbag, hingga gift set seperti lanyard, gantungan kunci, dan dompet kartu. Produk-produk tersebut bahkan telah dipercaya oleh sejumlah perusahaan besar, termasuk Group Astra, menunjukkan bahwa UMKM rumahan memiliki peluang bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui UMKM Development Journey 2025, FIFGROUP menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemandirian dan daya saing UMKM, khususnya pelaku usaha perempuan. Dukungan berkelanjutan ini diharapkan mampu memperkuat peran UMKM sebagai fondasi ekonomi keluarga dan pilar penting dalam perekonomian nasional. (Onny)









Komentar