Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional, i-Sentra @Lamongan Resmi Beroperasi

INVESTORJATIM.COM – PT Jakamitra Indonesia (Jakamitra) resmi meluncurkan i-Sentra @Lamongan, sebuah kawasan industri Smart-Eco generasi terbaru yang berlokasi di Lamongan. Kawasan ini diproyeksikan menjadi gerbang dan pusat aktivitas industri menuju Kawasan Indonesia Timur, sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi regional.

Sebagai pengembang nasional, Jakamitra menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui proyek strategis ini. Kehadiran i-Sentra diharapkan membuka peluang kerja, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta mendorong pemerataan ekonomi di Lamongan dan sekitarnya.

Dirancang sebagai pusat industri masa depan di Jawa Timur, i-Sentra menghadirkan ekosistem manufaktur terintegrasi yang mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dalam kerangka visi Indonesia Emas. Dengan lokasi strategis di koridor industri Jawa Timur, kawasan ini memiliki keunggulan konektivitas logistik, termasuk kedekatannya dengan pelabuhan laut dalam kelas dunia yang berjarak sekitar 1,5 kilometer.

Selain itu, rencana pembangunan jalan tol Tuban–Lamongan–Gresik yang masuk dalam proyek strategis nasional dan dijadwalkan untuk dilelang pada 2026 turut memperkuat posisi i-Sentra sebagai simpul logistik dan distribusi. Kawasan ini juga diharapkan mampu menjangkau pasar domestik hingga Kawasan Timur Indonesia yang memiliki potensi besar, khususnya pada komoditas pertanian yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah untuk ekspor.

Baca Juga:  Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Timah, Dorong Hilirisasi dan Substitusi Impor

i-Sentra juga didukung berbagai kemudahan investasi, seperti insentif fiskal, perizinan satu pintu (One-Stop Licensing), serta kebijakan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK). Fasilitas tersebut diharapkan dapat menarik investasi asing langsung (FDI) maupun ekspansi industri domestik.

Direktur Jakamitra, Benjamin Soenadi, mengatakan bahwa pengembangan i-Sentra tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

“i-Sentra dibangun bukan hanya untuk menarik investasi, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lamongan. Kami mengedepankan prinsip ekonomi sirkular, pemanfaatan energi terbarukan, serta pengembangan tenaga kerja lokal agar pertumbuhan yang tercipta bersifat inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kawasan i-Sentra dibagi ke dalam sejumlah klaster strategis, di antaranya Klaster Food & Beverage (F&B), Klaster Kimia, dan Klaster Industri Umum. Pembagian ini memungkinkan terjadinya sinergi antarindustri guna meningkatkan daya saing kawasan.

Melalui pengembangan klaster pangan dengan fasilitas manufaktur berstandar tinggi, i-Sentra juga mendukung prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan rantai pasok melalui hilirisasi komoditas esensial.

Baca Juga:  Tembus Rp18,2 Miliar, Ekspor Unggas Indonesia Kian Ekspansif ke Pasar Global

“i-Sentra bukan sekadar lokasi industri, melainkan bentuk nyata kontribusi kami untuk Lamongan. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat, menciptakan peluang, dan memastikan setiap investasi memberikan dampak positif yang luas bagi daerah,” tutup Benjamin. (IHF)

Komentar