Dari Galangan ke Ruang Strategis: Kartini-Kartini Baru PT PAL Menembus Kepemimpinan

INVESTORJATIM.COM – Di tengah denting baja dan hiruk-pikuk galangan, wajah industri maritim perlahan berubah. Jika dulu identik dengan dominasi laki-laki, kini perempuan mulai mengambil peran lebih luas—bahkan hingga ke meja-meja pengambilan keputusan. Momentum ini terasa kian kuat di tubuh PT PAL Indonesia, yang menjadikan semangat emansipasi sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan.

Dalam peringatan Hari Kartini 2026, perusahaan pelat merah tersebut menegaskan komitmennya memperluas ruang bagi perempuan hingga ke level kepemimpinan strategis. Langkah ini tak sekadar simbolis, melainkan respons atas kebutuhan industri maritim dan pertahanan yang menuntut sumber daya manusia semakin inklusif dan adaptif.

Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa, menilai peluang perempuan kini semakin terbuka lebar di berbagai sektor, termasuk industri strategis yang selama ini didominasi laki-laki. “Perempuan memiliki kesempatan besar untuk berkontribusi di berbagai sektor, termasuk industri maritim dan pertahanan,” ujarnya.

Menurutnya, makna perjuangan R.A. Kartini telah berevolusi. Jika dulu berfokus pada akses pendidikan, kini menjelma menjadi keberanian untuk terus berkembang, mengambil tanggung jawab, dan memberi dampak nyata dalam organisasi.

Baca Juga:  PT PAL Unjuk Gigi di Usia 46 Tahun, Empat Kapal Raksasa Siap Meluncur

Karena itu, PT PAL mulai membuka jalur yang lebih progresif bagi perempuan untuk naik ke posisi strategis. Kebijakan ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dalam posisi pengambil keputusan, khususnya di lingkungan BUMN.

“Perempuan memiliki peran penting dalam mendorong transformasi perusahaan. Kami berkomitmen menghadirkan ruang yang mendukung perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal,” kata Diana.

Upaya tersebut tak berhenti pada kebijakan. Lebih dari 200 karyawati terlibat dalam rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas diri. Mulai dari sesi Mindful & Powerful Yoga Kartini’s PAL yang menekankan pentingnya kesehatan fisik dan mental, hingga lokakarya bertajuk “Kartini Masa Kini” yang mengupas keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, dan kesehatan mental.

Di sinilah wajah baru industri itu terbentuk, bukan hanya tentang teknologi dan produksi, tetapi juga tentang manusia di dalamnya. Perempuan-perempuan di PT PAL kini tak lagi sekadar bagian dari sistem, melainkan motor perubahan yang ikut menentukan arah masa depan industri maritim nasiona. (Onny)

Baca Juga:  ASDP Tawarkan Diskon Tarif Penyeberangan hingga 19% Saat Libur Nataru

Komentar