Cegah Kebocoran dan Penyelundupan, Terminal Petikemas Surabaya Luncurkan Alat Pemindai Petikemas

Menkopolkam Budi Gunawan dan Menkeu Sri Mulyani menunjukkan hasil penindakan impor dan ekspor ilegal di wilayah Jawa Timur Foto: Dok. TPS

SURABAYA, InvestorJatim – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) meluncurkan alat pemindai peti kemas di kawasan terminal untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah kebocoran dan penyelundupan utamanya dari jalur laut.

Langkah yang diambil oleh salah satu anak usaha Pelindo Terminal Petikemas ini, semakin menguatkan komitmennya untuk menjadikan pelabuhan sebagai wilayah yang bersih dari segala tindakan yang bertentangan dengan hukum dan perundangan.

Direktur Utama TPS Wahyu Widodo mengungkapkan bahwa alat pemindai peti kemas yang ada di TPS tidak hanya membantu upaya pencegahan tindak penyelundupan, tapi juga mempercepat proses pemeriksaan barang.

“Hingga pada akhirnya proses bongkar ataupun muat di TPS akan lebih cepat dan efektif, yang akan berujung pada efisiensi biaya juga pada akhirnya,” kata Wahyu.

Sebagai terminal yang melayani lebih dari 80% pangsa pasar cargo internasional di Pelabuhan Tanjung Perak, TPS memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran kegiatan ekspor impor. Dengan adanya Alat Pemindai Petikemas, proses pemeriksaan barang yang masuk dan keluar dari Indonesia dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien, hingga mampu memangkas beban waktu dan antrian.

Kehadiran alat pemindai peti kemas ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Keuangan No.109/PMK.04/2020 tentang Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan sehingga dapat berfungsi untuk memperketat pengawasan di pelabuhan terhadap potensi barang ilegal atau terlarang yang masuk atau keluar dari Indonesia. Dengan demikian, petugas di TPS dapat melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap barang-barang yang dicurigai, tanpa mengganggu kelancaran arus barang secara keseluruhan. Secara teknis, kapasitas alat pemindai ini dapat menampung minimal 90 boxes petikemas per jam dengan kecepatan laju truk 5-15 km/jam.

Pengadaan alat pemindai ini juga menjadi salah satu bentuk kolaborasi PT TPS dengan Pelindo Group dalam hal ini PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL). Sinergi antar entitas Pelindo Group mencerkan kehadiran dan peran Pelindo sebagai salah satu garda dalam pencegahan penyelendupan, khususnya melalui pelabuhan di Jawa Timur, dengan telah tersedianya 4 unit alat pemindai di PT TPS.

Menkopolkam Budi Gunawan menyampaikan bahwa pemberantasan penyelundupan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami juga mohon dukungan dari media dan masyarakat untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam memberantas penyelundupan, sehingga industri kita betul-betul memiliki daya saing,” kata Budi usai memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan di TPS (5/2/2025).

Keberadaan Alat Pemindai Peti kemas di TPS ini akan mendukung peran TPS dalam memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pengawasan dan keamanan logistik di Indonesia. ros

REDAKSI

Recent Posts

RUPST MDKA Setujui Dividen Rp300 Miliar, Rombak Direksi dan Kantongi Restu Tambah Modal

INVESTORJATIM.COM – PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) memasuki 2026 dengan optimisme baru. Di tengah…

9 jam ago

RUPST 2026 Restui Agenda Ekspansi, MBMA Bidik Lonjakan Produksi Nikel dan Perkuat Hilirisasi Baterai

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tekanan harga nikel global yang masih membayangi industri pertambangan, PT Merdeka…

9 jam ago

Raih Penghargaan Nasional, TPS Pangkas Proses Administrasi Kapal 59% Lewat Inovasi Digital VEPORT

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tuntutan efisiensi dan percepatan layanan logistik nasional, transformasi digital menjadi kunci…

12 jam ago

Fave Hotel Kediri Perkuat Link and Match Pendidikan-Industri Lewat Program Guru Tamu di SMKN 1 Bagor

INVESTORJATIM.COM — Industri perhotelan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia…

1 hari ago

TPS Jual Paket Pangan Rp2.000 untuk Warga Surabaya, Dorong Akses Gizi Murah di Tengah Tekanan Ekonomi

INVESTORJATIM.COM – Di tengah masih tingginya tekanan biaya hidup dan kebutuhan masyarakat akan pangan bergizi…

1 hari ago

RSUD Dr. Soetomo Peringkat 1 Nasional SCImago 2026, Khofifah Sebut Bukti Daya Saing Global Layanan Kesehatan Jatim

INVESTORJATIM.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian RSUD Dr. Soetomo yang berhasil…

1 hari ago