Bersama KASAU, SGN Panen Tebu Dukung Swasembada Gula Nasional

Istimewa

INVESTORJATIM.COM – Hamparan tebu siap panen di Kebun Pabrik Gula (PG) Semboro, Kabupaten Jember, menjadi simbol penguatan sinergi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menggelar kegiatan Panen Tebu Bersama yang melibatkan pemerintah, TNI, petani tebu, serta berbagai pemangku kepentingan industri pergulaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, jajaran manajemen PT SGN, petani tebu, hingga perwakilan organisasi sektor pergulaan. Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri gula nasional.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, mengatakan keberhasilan industri gula tidak hanya ditentukan oleh tingginya produksi, tetapi juga oleh solidnya kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok pergulaan.

Menurutnya, PT SGN terus membangun kemitraan strategis dengan petani, pemerintah, hingga berbagai institusi guna menciptakan ekosistem industri gula yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“PT SGN terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari petani, pemerintah, hingga berbagai institusi strategis. Penguatan ekosistem industri gula menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta mendukung target swasembada gula nasional. Kami meyakini bahwa keberhasilan industri gula adalah keberhasilan bersama,” ujar Mahmudi, Kamis, 9/7/2026.

Baca Juga:  Dirjenbun dan PT SGN Perkuat Koordinasi dengan Polda Jatim Dukung Akselerasi CPCL 2026

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional sehingga memerlukan dukungan seluruh elemen bangsa.

Ia mengapresiasi langkah PT SGN yang terus memperkuat kemitraan dengan petani sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi komoditas pangan strategis.

“Ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional. Apa yang dilakukan PT SGN bersama para petani menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan strategis. Kami mengapresiasi langkah-langkah yang terus dilakukan untuk memperkuat sektor pergulaan Indonesia,” katanya.

Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Arum Sabil, menilai hubungan yang harmonis antara petani dan industri menjadi faktor utama dalam meningkatkan produktivitas tebu nasional.

Menurut dia, petani membutuhkan kepastian usaha, pendampingan, serta kemitraan yang berkelanjutan agar mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga keberlangsungan industri gula.

“Petani membutuhkan kepastian, pendampingan, dan sinergi yang berkelanjutan. Ketika petani tumbuh bersama pabrik gula, maka industri gula nasional juga akan semakin kuat. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Baca Juga:  SGN Perkuat Hilirisasi Energi, Pasok Molases untuk Pabrik Bioetanol Banyuwangi

Melalui kegiatan Panen Tebu Bersama di PG Semboro, PT SGN menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan produktivitas, memperkuat kemitraan dengan petani, serta menghadirkan inovasi dalam budidaya maupun proses pengolahan tebu.

Perseroan optimistis langkah tersebut akan mempercepat terwujudnya industri gula nasional yang mandiri, kompetitif, dan mampu menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung target swasembada gula serta memperkuat ketahanan pangan Indonesia. (Red)

Komentar