Bank Jatim Sabet Dua Penghargaan Sekaligus di Ajang Infobank Award 2025

Bank Jatim mendapat dua penghargaan, yaitu The Best Bank in Credit Expansion-KBMI 2 dan Yearly Excellent Performance Bank, di ajang Infobank Award 2025 di Kempinski Grand Ballroom Jakarta, Jumat (29/08/2025). Foto: Bank Jatim

JAKARTA, Investor Jatim – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini, Bank Jatim sukses mendapat dua penghargaan sekaligus dalam ajang Infobank Award 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank. Penghargaan yang berhasil diraih yaitu The Best Bank in Credit Expansion – KBMI 2 dan Yearly Excellent Performance Bank.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto dan diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah di Kempinski Grand Ballroom Jakarta, Jumat (29/08/2025).

Umi menjelaskan, penghargaan yang diterima oleh Bank Jatim ini adalah bukti dari kerja keras dan dedikasi seluruh Jatimers. Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja Bank Jatim yang dinilai terus konsisten menunjukkan angka positif di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis.

“Ini juga membuktikan bahwa eksistensi Bank Jatim dari awal berdiri hingga saat ini terus berkembang, mulai dari SDM hingga peningkatan digitalisasi, termasuk fasilitas layanan kepada nasabah. Semua ini tentu atas dukungan dari semua pihak. Kami tidak dapat bergerak sendiri dan pastinya akan selalu membutuhkan sinergi dengan seluruh elemen,” tegasnya.

Terkait kinerja, total aset Bank Jatim secara konsolidasi pada enam bulan pertama tahun ini sukses mencapai angka Rp 118,15 triliun atau naik 16,71 persen (YoY). Kemudian dari sisi laba bersih Bank Jatim (bank only) sepanjang semester pertama ini berada di angka Rp 703 miliar, tumbuh 13,26 persen (YoY).

Selain itu, selama Semester I tahun ini, penyaluran kredit Bank Jatim juga mampu membukukan peningkatan yang signifikan yaitu 15,91 persen (YoY). Untuk semester I 2025, Bank Jatim mampu menyalurkan kredit (bank only) sebesar Rp 67,31 triliun.

Meskipun kondisi ekonomi nasional dan regional relatif masih mengalami tantangan, Bank Jatim nyatanya masih mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit. Hal ini menandakan masih terdapat kenaikan permintaan barang dan jasa dari masyarakat.

”Kami sepakat bahwa akses pembiayaan terhadap pelaku usaha harus dibuka selebar-lebarnya agar dapat menciptakan lapangan usaha dan pekerjaan baru, sehingga ekonomi dapat berputar dan tumbuh. Kami juga bersyukur bahwa Bank Jatim masih mampu membukukan kinerja yang cukup baik. Seluruh manajemen Bank Jatim berkomitmen akan selalu berusaha mewujudkan visi misi Bank Jatim menjadi BPD no. 1 di Indonesia,” terangnya.

Menurut Umi, melalui penghargaan yang diraih tersebut, Bank Jatim telah membuktikan mampu menjadi salah satu bank yang dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kondisi ekonomi. Dengan fokus pada inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan risiko yang baik, Bank Jatim optimis dapat terus menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan.

”Kami akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan agar dapat selalu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Jawa Timur maupun Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Eko juga menyampaikan dalam sambutannya, penghargaan Infobank Award 2025 yang diberikan kepada 59 bank ini didasarkan pada hasil kajian Biro Riset Infobank (birI) bertajuk Rating 106 Bank Versi Infobank 2025.

Berdasarkan penilaian yang dilakukan atas laporan kinerja keuangan publikasi 106 bank nasional tahun 2023 dan 2024, sebanyak 59 bank berhasil meraih predikat “Sangat Bagus”. Ke-59 bank inilah yang diberikan penghargaan dalam ajang Infobank Award 2025.

Biro Riset Infobank menggunakan 12 rasio keuangan dan pertumbuhan untuk melakukan rating terhadap 106 bank nasional. Ke-12 rasio keuangan dan pertumbuhan tersebut tercakup dalam tujuh bagian besar, yakni peringkat profil manajemen risiko, peringkat nilai komposit GCG, permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuditas, dan efisiensi.

”Ke 59 bank tersebut layak diberikan perhargaan karena di tengah pengetatan likuiditas akibat penurunan daya beli masyarakat, persaingan suku bunga antar-bank digital, dan ketidakpastian global, mereka masih berhasil mencatatkan kinerja terbaiknya,” tutup Eko. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

Pemanfaatan Jargas PGN di Sidoarjo Tinggi, 478 Rumah di Deltasari Sudah Terhubung

INVESTORJATIM.COM – Pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Perumahan Deltasari Indah, Sidoarjo, Jawa Timur, menunjukkan…

19 jam ago

Terapkan Prinsip MBS, Petani Tebu Bondowoso Didorong Tingkatkan Rendemen

INVESTORJATIM.COM – Petani tebu didorong meningkatkan kualitas bahan baku melalui penerapan prinsip MBS (Manis, Bersih,…

21 jam ago

Studi UI Ungkap Peran Kredit Digital Kredivo, 54 Persen Penyaluran untuk Kebutuhan Produktif

INVESTORJATIM.COM – Perkembangan kredit digital di Indonesia dalam satu dekade terakhir tidak hanya berkaitan dengan…

24 jam ago

Kepala OJK Jawa Timur Yunita Linda Sari Meninggal Dunia di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur Yunita Linda Sari meninggal dunia…

2 hari ago

Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235 Triliun

INVESTORJATIM.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat kinerja positif hingga akhir…

2 hari ago

Generali Indonesia Galang Donasi Rp1,7 Miliar dari Ajang Lari, Dukung Pendidikan 1.000 Anak

INVESTORJATIM.COM – Ribuan pelari tidak hanya berlari untuk menjaga kebugaran dalam ajang Generali Lion Heart…

2 hari ago