UNAIR Jadi Tuan Rumah Rapat MRPTNI 2026, Perkuat Sinergi PTN dan Daya Saing Pendidikan Tinggi Nasional

Humas Unair

INVESTORJATIM.COM – Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang berlangsung di Hall Sriwijaya, ASEEC Tower. Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi para rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) untuk memperkuat sinergi serta menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi nasional.

Rektor UNAIR, Prof. Muhammad Madyan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pimpinan perguruan tinggi negeri dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, UNAIR merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat pengurus MRPTNI tahun ini.

Dalam sambutannya, Prof. Madyan menegaskan bahwa forum MRPTNI memiliki peran penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi perguruan tinggi negeri, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan riset, hingga tuntutan daya saing global.

“MRPTNI menjadi ruang untuk memperkuat sinergi, berbagi perspektif, dan menyatukan langkah dalam memajukan pendidikan tinggi Indonesia. Semoga pertemuan ini berlangsung dengan lancar, produktif, dan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi nasional,” ujarnya, Jumat, 6/6/2026.

Baca Juga:  EU Centre UNAIR Gelar Model European Union Pertama di Indonesia

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dari MRPTNI maupun UNAIR yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang semakin erat antarperguruan tinggi negeri akan memperkuat kontribusi sektor pendidikan tinggi bagi pembangunan bangsa.

“Semoga forum ini semakin memperkuat kolaborasi perguruan tinggi negeri dalam mengawal kemajuan pendidikan tinggi dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” katanya.

Sementara itu, Ketua MRPTNI, Prof.  Eduart Wolok, mengapresiasi dukungan UNAIR sebagai tuan rumah penyelenggaraan rapat. Ia menilai seluruh agenda dapat berjalan optimal berkat fasilitas dan dukungan yang diberikan universitas tersebut.

Menurut Eduart, kehadiran para pengurus dan pimpinan perguruan tinggi negeri dalam forum tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi nasional melalui penguatan kerja sama dan kolaborasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UNAIR yang telah memfasilitasi rapat ini dengan sebaik mungkin. Terima kasih juga atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian. Insyaallah, kebersamaan yang terjalin di UNAIR ini akan mendorong peningkatan kualitas dan mutu perguruan tinggi negeri untuk negara tercinta kita,” ujarnya.

Baca Juga:  TPS Perkuat Literasi Keuangan Karyawan, Dorong Keputusan Bisnis Lebih Presisi

Ia menambahkan, MRPTNI memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi dan kolaborasi antarperguruan tinggi negeri dalam merumuskan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pendidikan tinggi Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal MRPTNI, Prof. Muryanto Amin, memaparkan laporan program kerja organisasi sepanjang Januari hingga Juni 2026. Ia menyebutkan bahwa MRPTNI telah melaksanakan sebanyak 23 program kerja yang melibatkan berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.

“Sepanjang Januari hingga Juni 2026, MRPTNI telah melaksanakan 23 program kerja yang pelaksanaannya terbagi di beberapa perguruan tinggi negeri,” ujarnya.

Muryanto menjelaskan, sebagian besar kegiatan pada periode tersebut dilaksanakan di wilayah Sumatra. Hal itu berkaitan dengan berbagai aksi kemanusiaan dan dukungan perguruan tinggi dalam merespons sejumlah bencana yang terjadi di kawasan tersebut.

Selain menjalankan program dalam negeri, MRPTNI juga terus memperluas jejaring kerja sama internasional. Salah satunya melalui pelaksanaan rapat koordinasi teknis bersama sejumlah mitra luar negeri yang diinisiasi organisasi tersebut.

Baca Juga:  UNAIR Jadi Tuan Rumah D-8 Youth Dialogue 2026, Dorong Peran Generasi Muda Hadapi Ketahanan Pangan dan Energi Global

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi global sekaligus meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional. Melalui berbagai program dan kerja sama yang dijalankan, MRPTNI berharap dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi negeri dalam mendukung pembangunan nasional dan mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Onny)

Komentar