Dalam skenario yang disimulasikan, terjadi kebocoran muatan Petroleum Crude Oil (UN 1267) pada tank container 20 feet yang kemudian berkembang menjadi kebakaran akibat percikan api dari pihak eksternal. Situasi tersebut menggambarkan potensi risiko nyata dalam penanganan barang berbahaya di area pelabuhan.
Penanganan insiden melibatkan Integrated Planning & Control (IPnC) Room sebagai pusat kendali komunikasi darurat, tim Emergency Response Management (ERM), tim pemadam kebakaran (Damkar) internal TPS, serta dukungan Damkar Pelindo Tanjung Perak. Sebanyak 57 personel terlibat, terdiri atas unsur operasional, keamanan, HSSE, medis, hingga dukungan eksternal.
Simulasi ini sekaligus menjadi ajang evaluasi efektivitas jalur komunikasi darurat (Jarkom), dengan penekanan pada penerapan single point of communication, kecepatan verifikasi informasi, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Seluruh tahapan mengacu pada standar dan regulasi internasional, termasuk International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code, International Ships and Port Facility Security (ISPS) Code, serta ISO 45001 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Senior Vice President K3, Lingkungan dan Keamanan TPS, I Nyoman Sudiartha, menegaskan bahwa simulasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi potensi keadaan darurat, khususnya terkait penanganan barang berbahaya.
“Sebagai perusahaan yang menangani berbagai jenis muatan, termasuk barang berbahaya, TPS secara konsisten meningkatkan kesiapsiagaan melalui pelatihan dan simulasi berkala. Kegiatan ini tidak hanya menguji respons di lapangan, tetapi juga memastikan koordinasi lintas fungsi berjalan efektif dan sesuai standar. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap proses operasional kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Damkar Pelindo Tanjung Perak—bagian dari Pelindo Group—menjadi elemen penting dalam memastikan kesiapan penanganan insiden, baik dalam skala terbatas maupun keadaan darurat yang lebih besar.
Melalui simulasi ini, TPS menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keselamatan, menjaga kelancaran operasional terminal, serta mendukung terciptanya ekosistem pelabuhan yang profesional, andal, dan berstandar internasional di kawasan Tanjung Perak. (Onny)
INVESTORJATIM.COM — Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam…
INVESTORJATIM.COM – PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) terus mempercepat transformasi bisnis Fairway Nine Mall…
INVESTORJATIM.COM — Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Anggito Abimanyu mengingatkan pentingnya penguatan etika dan…
INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan memastikan kondisi industri perbankan nasional tetap stabil di tengah meningkatnya…
INVESTORJATIM.COM - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim menegaskan komitmennya memperkuat…
Oleh: Hadipras Ketua Dewan Pakar PWI Jatim Ada kesalahpahaman sejarah yang fatal dan terus direproduksi…