TPS Salurkan 10.000 Bibit Mangrove, Fokus Pulihkan Pesisir Surabaya dan Gresik

Ardiansyah, Humas TPS (rompi biru) bersama Komunitas Pecinta Lingkungan Hidup, melakukan penanaman mangrove di Tambak Sarioso, Surabaya pada Sabtu (15/8/2026).

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperluas program penghijauan pesisir dengan menyalurkan 3.000 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya. Penanaman bibit tersebut akan dilakukan di kawasan pesisir Tambak Sarioso, Surabaya.

Penyaluran terbaru ini membuat total bibit mangrove yang telah didistribusikan TPS sepanjang 2026 melalui program “Donasi Oksigen” mencapai 10.000 bibit.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya TPS memperluas rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan manfaat ekologis mangrove bagi lingkungan dan masyarakat.

Sekretaris Perusahaan TPS Erika Asih Palupi mengatakan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi strategi perusahaan untuk memperluas dampak program tersebut.

“Penyerahan 3.000 bibit mangrove kepada DLH Kota Surabaya merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TPS dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir,” ujar Erika dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Selain menjadi habitat berbagai biota, tanaman tersebut juga berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi serta mampu menyerap dan menyimpan karbon.

Baca Juga:  Pelindo Terminal Petikemas Catat Arus Peti Kemas Ekspor Tahun 2024 Tumbuh 10,58 Persen

TPS berharap penanaman mangrove di Tambak Sarioso dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam memperkuat ketahanan kawasan pesisir sekaligus mendukung mitigasi perubahan iklim.

Erika menambahkan keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penyaluran bibit, tetapi juga keberlanjutan proses penanaman dan perawatan.

Karena itu, TPS menggandeng pemerintah daerah, organisasi profesi, yayasan, dan kelompok masyarakat untuk memastikan bibit yang disalurkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis secara optimal.

Sudah Tersebar di Sejumlah Kawasan

Sebelum penyerahan kepada DLH Kota Surabaya, TPS telah menyalurkan bibit mangrove ke sejumlah kawasan pesisir.

Pada Mei 2026, sebanyak 3.000 bibit diserahkan kepada Kecamatan Asemrowo untuk ditanam di kawasan Sontoh Laut, Surabaya.

Kemudian pada Juni 2026, TPS menyalurkan masing-masing 2.000 bibit kepada Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk penanaman di Manyar, Gresik, dan Yayasan Omah Boso untuk kawasan Romokalisari, Surabaya.

Dengan tambahan 3.000 bibit untuk Tambak Sarioso, total penyaluran sepanjang 2026 mencapai 10.000 bibit.

“Penyerahan bibit mangrove secara bertahap kepada berbagai pihak merupakan bagian dari strategi TPS untuk memperluas dampak program Donasi Oksigen,” kata Erika.

Baca Juga:  Rayakan Hari Anak Nasional, TPS Gelar Pelatihan Literasi Bagi Siswa-siswi Berprestasi

Program Donasi Oksigen mencakup rangkaian pembibitan, perawatan, hingga penyaluran dan penanaman mangrove. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) TPS.

Angel utama: bukan sekadar penyerahan 3.000 bibit, melainkan total 10.000 bibit mangrove yang sudah disalurkan TPS sepanjang 2026, dengan fokus pada pemulihan pesisir Surabaya dan Gresik. (onny)

Komentar